|
|
|
Forexology 101
|
|
|
|
|
 |
Mitra KampusForex:
Jakarta:
Lukman (081314307111)
Medan:
Dra. Savitri (081932133656)
Palembang:
Ibu Trie Buana (081995109579)
Bp. Mushoddiq (085268258444)
Denpasar:
N. Ketut Adriyana (081999819430)
Gorontalo:
Bp. Heintje Koraag (87845077747)
|
|
Memahami Margin Dan Leverage
Jika anda bermaksud membeli dollar di bank atau money-changer untuk
suatu keperluan, anda harus menyerahkan sejumlah uang rupiah yang
besarnya senilai dengan mata uang dollar yang ingin anda beli.
Transaksi forex online melalui broker di internet berbeda dengan
transaksi semacam itu. Dalam forex-trading online,
anda membeli suatu mata uang tertentu dengan mata uang lain yang anda
pinjam dari broker. Misalkan anda membeli 1 lot EUR/USD pada kurs 1.3450
berarti anda membeli 100,000 Euro dengan meminjam 134,500 US$ dari broker
anda. Broker anda tidak pernah khawatir meminjamkan uang dollar sebanyak itu
karena 100,000 Euro yang anda beli sebenarnya tidak pernah anda ambil
tetapi anda simpan kembali di broker yang sama.
Sekalipun demikian broker anda membutuhkan uang jaminan yang dimaksudkan
untuk menutup resiko kerugian jika nilai mata uang bergerak ke arah yang
merugikan posisi transaksi anda. Uang jaminan inilah yang disebut sebagai
margin, jumlahnya jauh lebih kecil dari
nilai transaksi yang sesungguhnya.
Perbandingan antara nilai transaksi yang sesungguhnya dengan margin yang
dibutuhkan dikenal dengan leverage.
Besarnya leverage yang diberikan oleh
broker tidak sama, biasanya berkisar antar 10:1 sampai dengan 500:1.
Misalnya suatu broker menetapkan leverage sebesar 200:1, maka untuk
1 lot transaksi senilai 100,000 US$ dibutuhkan margin sebesar 500 US$.
Keuntungan Dan Kerugian Margin
Dengan adanya margin maka kemampuan anda dalam bertransaksi menjadi berlipat
jauh di atas dana yang anda miliki. Misalnya saja anda memiliki dana sebesar
$2000 di account anda. Jika broker anda memberikan leverage sebesar 200:1 maka
anda punya kemampuan melakukan transaksi maksimal sebesar $400,000. Meskipun
demikian secara praktis anda tidak mungkin menggunakan semua dana yang
tersedia sebagai margin, anda juga harus menyisakan dana yang
cukup untuk menutup kerugian yang mungkin terjadi dalam transaksi.
Karena kemampuan anda bertransaksi menjadi berlipat maka setiap gerakan yang
terjadi pada pasar mata uang akan memiliki dampak yang berlipat juga, baik
itu untung maupun rugi. Misalkan saja dengan dana sebesar $2000 yang ada anda
memutuskan untuk menggunakan $500 dollar sebagai margin untuk melakukan
transaksi pembelian pasangan mata uang EUR/USD sebanyak 1 lot pada harga
1.3440. Beberapa jam kemudian mata uang EUR bergerak naik sehingga nilai
EUR/USD menjadi 1.3475. Jika pada harga ini anda memutuskan untuk menutup
transaksi maka anda memperoleh keuntungan sebesar 35 pip. Karena 1 pip dalam
mata uang EUR/USD bernilai $10/lot maka keuntungan anda dalam transaksi ini
adalah 35 x $10, yaitu $350. Margin memungkinkan anda meraup keuntungan
17.5% dari investasi anda hanya dalam waktu beberapa jam saja. Akan tetapi
jika pasar bergerak melawan posisi anda, misalkan dalam hal ini nilai
EUR/USD turun menjadi 1.3410 dan anda memutuskan untuk menutup
transaksi untuk menghindari
kerugian yang lebih jauh maka anda akan mengalami kerugian sebesa 30 pip,
atau $300. Dalam hal ini penggunaan margin membuat anda merugi 15% hanya
dalam waktu singkat.
Karena dampaknya yang berlipat, baik itu untung maupun rugi, maka anda
harus sangat berhati-hati dalam menggunakan margin saat bertransaksi.
Kecerobohan penggunaan margin dalam forex-trading seringkali menjadi
penyebab terbesar kerugian fatal seorang trader.
|
KampusForex.Com - © 2007
Indonesia