Akankah Euro Terkoreksi Turun

 Akankah Euro Terkoreksi Turun


Pelemahan mata uang US Dollar yang sangat sempurna karena masalah domestik dan global, membuat mata uang Euro meningkat tanpa terkendali, seperti halnya harga emas dunia.

Defisit anggaran Amerika Serikat yang melebihi $2 trilliun karena pandemic covid-19, serta adanya underlying sentiment pemilihan Presiden di Amerika Serikat yang tinggal 100 hari lagi serta prediksi kebijakan moneter The Fed minggu ini yang cenderung dovish, tentunya membuat indeks Dollar Amerika melemah terhadap mata uang Eropa dan Yen Jepang.

Keadaan ini merupakan scenario dari bank sentral Amerika Serikat The Fed yang telah memotong suku bunga acuan mendekati nol dan melakukan program stimulus QE trilliunan US Dollar agar pasar saham di Wall Street tidak mengalami efek domino karena pandemic covid-19. Dalam jangka waktu panjang keadaan ini tentunya akan membawa ekonomi Amerika Serikat tumbuh dengan baik karena rendahnya harga pokok produksi setiap product Amerika dibandingkan dengan negara lainnya di dunia.

Mata uang Eropa yang terlihat menguat dalam 3 bulan terakhir tanpa koreksi, merupakan cerminan dari pelemahan indeks US Dollar yang signifikan, sehingga dalam kurun waktu yang sangat singkat mata uang ini telah menguat 4,9% sejak awal bulan juli. Koreksi mata uang Euro dapat terjadi karena meningkatnya serangan pandemic covid-19 dan akan menjadi kawasan yang paling banyak terinfeksi setelah Amerika Serikat.

Efek Terhadap Pasar
Gelombang kedua serangan pandemic covid-19 di kawasan Eropa dan rapat FOMC merupakan perhatian para pelaku pasar saat ini. Keadaan ini dapat membuat mata uang Eropa terkoreksi turun dalam beberapa waktu kedepan.

Ekspektasi Pasar
Diprediksi pair EURUSD akan bergerak dalam range 1.1655 – 1.1769

Trading Plan :
Sell Limit 1.1769 – 1.1817 dengan target 1.1590 – 1.1655

Grafik EURUSD timeframe D1

eurusd 28 juli.png

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan jam bahkan menit, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang.



Sumber:investing.com