Akankah NZD Mengalami Koreksi yang Lebih Dalam ketika FX Eropa Mengungguli?

 Akankah NZD Mengalami Koreksi yang Lebih Dalam ketika FX Eropa Mengungguli?


Mata uang dan ekuitas diperdagangkan lebih tinggi dengan didukung oleh data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan dan laporan dari Rusia yang telah unggul dalam pengembangan vaksin global. Meskipun Rusia mengumumkan vaksin pertama yang disetujui secara global, hal itu belum menyelesaikan uji coba fase 3, yang dianggap penting oleh Organisasi Kesehatan Dunia untuk akurasi statistik. Saat ini ada delapan vaksin lain dalam uji coba fase 3 dari AS, AS/UK, Jerman, dan China. Meskipun demikian, perusahaan farmasi hampir bershasil dan satu-satunya yang mengubah keadaan terpenting bagi ekonomi global mungkin akan segera hadir. Penguatan saham yang terus-menerus mencerminkan optimisme pasar dan harapannya bahwa kemajuan medis yang dibuat selama beberapa bulan terakhir dapat mengakhiri hal terburuk. 

Meskipun U.S. dollar mengakhiri hari lebih rendah terhadap semua mata uang utama kecuali untuk Japanese Yen sebagian besar kerugian terjadi selama sesi Asia dan Eropa. Selama sesi New York, kenaikan dolar terkendali. producer prices yang lebih kuat dari yang diperkirakan membantu bersama dengan kenaikan pada Redbook retail sales menjelang laporan belanja konsumen hari Jumat. Namun, obligasi adalah pendorong utama keuntungan dolar. Ten-year Treasury yields mengalami kenaikan satu hari terbesar mereka dalam lebih dari dua bulan saat S&P 500 menuju uji rekor tertingginya.

Euro terus menjadi salah satu mata uang terkuat. Meskipun ada tanda-tanda double-top dan perjuangannya untuk menutup perdagangan di atas 1,08, pasangan ini masih berhasil mengungguli sebagian besar mata uang lainnya. Komponen ekspektasi dari survei ZEW Jerman juga naik ke level tertinggi sejak 2003. Investor kurang yakin tentang kondisi saat ini tetapi mereka sangat optimis mengenai arah ekonomi, yang merupakan bukti dari pemerintah lokal dan upaya UE. Angka produksi industri dari Eurozone dijadwalkan untuk rilis besok dan hasilnya diperkirakan akan lebih baik juga. Meskipun EUR/USD tetap berisiko mengalami koreksi double-top, mata uang tunggal tersebut dapat terus mengungguli mata uang lainnya.

Sterling juga diperdagangkan lebih tinggi, tetapi angka pasar tenaga kerja campuran menahan laju mata uang. Meskipun tingkat pengangguran meningkat, jumlah penuntut meningkat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Juli dan pendapatan per jam rata-rata menurun. Satu-satunya alasan mengapa tingkat pengangguran meningkat adalah karena para pekerja yang menganggur tidak didorong untuk mencari pekerjaan baru. Angka PDB kuartal kedua besok juga menimbulkan risiko untuk sterling. Meskipun pengeluaran dan perdagangan meningkat menjelang akhir kuartal, Q2 adalah waktu yang sulit untuk banyak negara dan tidak terkecuali Inggris

Fokus bergeser ke Selandia Baru malam ini dengan Reserve Bank’s monetary policy announcement diagendakan. Selandia Baru adalah salah satu negara pertama yang mengalahkan COVID, dan melaporkan 100 hari tanpa penularan di antara masyarakatnya. Sayangnya, hanya 24 jam kemudian, mereka melaporkan wabah pertamanya dengan empat anggota dari satu keluarga dinyatakan positif COVID-19. Hal tersebut mendorong pemerintah untuk mengunci kota terbesarnya. Auckland ditempatkan pada lockdown level 3 selama tiga hari berikutnya, yang mendorong penutupan restoran, bar, sekolah, dan pembibitan. Perjalanan ke luar kota juga akan dibatasi karena Perdana Menteri Jacinda Arden memerintahkan lockdown dan tinggal di rumah. Daerah lain di Selandia Baru akan naik ke level 2 dengan pertemuan massal terbatas hingga 100 orang dan jarak fisik dua meter di tempat umum. New Zealand dollar memperpanjang kerugiannya karena perkembangan terbaru ini karena investor bertanya-tanya bagaimana hal ini akan memengaruhi pandangan RBNZ.

Data terbaru juga menunjukkan pemulihan Selandia Baru yang kehilangan momentum. Berdasarkan tabel di bawah, sejak pertemuan kebijakan terakhir pada bulan Juni, sentimen konsumen dan bisnis melemah karena pengeluaran melemah. Penjualan rumah tumbuh, tetapi izin bangunan dan harga rumah relatif stagnan dan langkah-langkah inflasi beragam. Jadi meski bank sentral tidak punya alasan untuk mempertanyakan arah ekonomi, laporan ini bisa mengurangi optimismenya. Sedangkan untuk Australian dollar, mata uang tersebut mengabaikan kepercayaan bisnis yang lebih lemah karena Canadian dollar melakukan reli dengan dukungan penguatan housing starts.

 



Sumber:investing.com