Analisis Siklus Tunjukkan Aksi Harga Emas yang Menarik

 Analisis Siklus Tunjukkan Aksi Harga Emas yang Menarik


Sorotan Penelitian

• Di awal tahun 1900-an, berbagai peristiwa mendorong kenaikan tingkat harga komoditas dan penurunan rasio saham-terhadap-komoditas. Kami memperkirakan komoditas mungkin mulai terapresiasi dan tingkat harga saham mungkin terhenti atau menurun.

• Kami juga yakin bahwa kami saat ini mendekati akhir dari siklus kenaikan di rasio saham terhadap komoditas dan S&P 500 to earnings, menunjukkan tren downward/sideways di pasar saham AS akan berlanjut sementara komoditas berusaha untuk membentuk basis momentum jangka panjang.

• Siklus emas 100 tahun saat ini menunjukkan fase pemulihan hampir selesai dan kami mengharapkan fase apresiasi akan dimulai dalam dua tahun (atau kurang dari itu). Secara historis, fase apresiasi mendorong reli harga emas 200% hingga 300%+.

Saya dan tim riset saya telah menuangkan data jangka panjang terkait pasar global saat ini dan upaya bank sentral untuk mendukung ekonomi global di tengah pandemi COVID-19. Selain itu, kami memiliki beberapa wawasan yang ingin saya bagikan dengan Anda. Artikel penelitian ini menyoroti fase dan tren grafik historis dan menunjukkan kepada Anda betapa pentingnya memperhatikan siklus dan peristiwa super-siklus saat keduanya terus menjadi tren.

Fase Grafik Rasio Saham-terhadap-Komoditas AS

Pada awal 1900-an, berbagai peristiwa mendorong naiknya tingkat harga komoditas dan penurunan rasio saham-terhadap-komoditas. Industrialisasi AS yang terus berlanjut serta permintaan komoditas sebagai “industri pembuat” yang berkembang di awal 1900-an mendorong penurunan rasio saham-terhadap-komoditas. Dimulainya Perang Dunia I (1914-1918) mendorong downtrend yang kuat dalam rasio saham-terhadap-komoditas, akhirnya mendekati titik terendah pada bulan Juni 1920. Bahkan Flu Spanyol menambah permintaan komoditas karena konsumen masih membutuhkan komoditas dasar untuk bertahan hidup.

Pada saat itu dalam siklus ekonomi, tingkat harga saham mulai turun dibandingkan harga komoditas. Kami dapat dengan jelas melihat downtrend dalam grafik rasio saham-terhadap-komoditas jangka panjang di bawah ini. Perhatikan baik-baik bagaimana tren turun berlangsung dari awal 1907 hingga 1921. Ketika rasio saham-terhadap-komoditas turun nilainya, kita biasanya melihat tingkat harga komoditas meningkat dibandingkan dengan tingkat harga saham yang turun atau terhenti. Ketika rasio saham-terhadap-komoditas naik, hal ini menunjukkan tingkat harga komoditas yang menurun ke tingkat harga saham yang naik atau stabil.

Stocks-To-Commodities Ratio Chart.

(Sumber: https://www.longtermtrends.net/stocks-commodities-ratio/)

Saat ini kita berada dalam siklus rasio saham-terhadap-komoditas yang naik – yang menunjukkan komoditas mengalami penurunan nilai sementara saham meningkat nilainya. Kami percaya siklus ini mungkin mendekati akhir (dalam beberapa tahun mendatang) di mana komoditas mungkin mulai terapresiasi dan di mana tingkat harga saham mungkin terhenti atau turun.

Peristiwa virus COVID-19 dapat menghadirkan downtrend serupa di tingkat harga saham AS seperti yang mungkin kita alami dengan Flu Spanyol pada tahun 1918 – mendorong tren yang meningkat saat ini menjadi tren menurun. Siklus permintaan komoditas menjadi tergantung pada siklus permintaan konsumen dan industri. Saat ini, kami yakin tingkat permintaan untuk komoditas mentah sedang menurun drastis seiring ekonomi global yang bergema karena penutupan akibat COVID-19.

Fase Grafik Rasio Price-To-Earnings S&P 500

Ketika kita melihat grafik rasio price-to-earnings S&P 500 jangka panjang di bawah ini, kita melihat tren serupa yang agak selaras dengan grafik rasio saham-terhadap-komoditas. Tren penghasilan yang downward pertama memuncak di dekat 1986 dan mencapai titik terendah di dekat 1919 (di bawah). Tren penghasilan yang downward kedua memuncak di dekat tahun 1934 dan mencapai titik terendah di dekat tahun 1952. Dengan menggunakan perbandingan “gambaran kasar” sederhana di kedua grafik ini, nampaknya puncak dalam grafik penghasilan berasal sekitar 2~3 tahun sebelum puncak di puncak saham-terhadap-komoditas dan dasar dalam siklus ini selaras dalam rentang 1 ~ 2 tahun.

itle width=

(Sumber: https://www.longtermtrends.net/price-earnings-ratio/)

Tim peneliti kami yakin bahwa saat ini kita sedang mendekati akhir dari siklus kenaikan baik dalam rasio saham-terhadap-komoditas dan S&P 500-to-earnings. Kami yakin fase terakhir dari kemajuan ini akan terlihat seperti siklus penurunan tahun 1933 hingga 1952, di mana saham dan komoditas berusaha untuk menemukan base level (kami menyebutnya nilai pasar wajar). Kami yakin Fase Kelebihan di pasar saham AS telah menyusut selama 25+ hari terakhir sebagai puncak kelelahan. Jika tren ini berlanjut, kami yakin tren downward/sideways di pasar saham AS akan terus berlanjut sementara komoditas berusaha membentuk basis momentum jangka panjang (mungkin berlangsung selama 24+bulan) sebelum mencapai titik terendah.

Fase Grafik Emas 100 Tahun

Grafik emas 100 tahun di bawah ini menyoroti fase unik yang menunjukkan bagaimana emas bereaksi terhadap fase siklus pasar yang lebih luas yang telah kami soroti di atas. Emas, sebagai komoditas safe-haven, bereaksi dalam fase siklus yang sama (tidak termasuk Keluar tahun 1971 dari fase Standar Emas). Anda dapat dengan jelas melihat tiga fase yang telah kami soroti pada grafik di bawah ini secara kasar selaras dengan fase siklus dan tren dalam grafik rasio komoditas yang terlihat di atas. Perbedaan utamanya adalah bahwa emas memasuki fase pemulihan di awal fase pertumbuhan ekonomi organik dari siklus komoditas dan agak kebal terhadap fase price-to-earnings S&P.

Perhatikan bagaimana emas memulai fase pemulihan pada tahun 1922, 1971 dan 2004? Sekarang, perhatikan dasar rasio saham-terhadap-komoditas dalam siklus: 1920, 1950, 1982 dan 2009. Seperti yang Anda lihat, ada keselarasan dengan pengecualian dasar siklus 1950 dan 1982. Hal ini dengan mudah dapat dijelaskan sebagai proses dari institusi Federal Reserve AS (1933) dan penghapusan Standar Emas (1971). Ketika kita mengabaikan perubahan dramatis ini pada siklus organik, kita dapat melihat bahwa emas bereaksi terhadap berakhirnya Standar Emas dengan fase pemulihan dan apresiasi yang besar.

100-Year-Gold Chart.

100-Year-Gold Chart.

(Source: https://www.macrotrends.net/1333/historical-gold-prices-100-year-chart)

(Sumber: https://www.macrotrends.net/1333/historical-gold-prices-100-year-chart )

Siklus saat ini menunjukkan fase pemulihan hampir selesai dan fase apresiasi akan dimulai dalam dua tahun (atau kurang). Secara historis, fase apresiasi mendorong kenaikan harga emas 200% hingga 300%+ – kali ini reli mungkin lebih besar. Kami hanya menunggu konfirmasi bahwa siklus kenaikan pada rasio saham-terhadap-komoditas dan price-to-earnings S&P telah mencapai puncaknya dan mulai bergerak lebih rendah. Konfirmasi siklus tersebut menunjukkan fase pemulihan emas telah berakhir dan fase apresiasi telah dimulai. Selain itu, begitu emas naik di atas $2.200 (menembus tertinggi baru-baru ini), hal ini juga bisa dianggap sebagai konfirmasi fase apresiasi baru pada emas.

Artikel ini mengilustrasikan bahwa siklus ekonomi jangka panjang memainkan peran yang sangat besar dalam bagaimana kami, sebagai trader teknis, berusaha mengidentifikasi peluang dan tren. Teori bahwa analisis teknis adalah studi tentang indikator dan teori harga gagal untuk menjawab fakta bahwa banyak aspek siklus, tren, apresiasi/depresiasi, teori, indikator, dan faktor lain masuk ke dalam analisis kami. Kami menggunakan analisis teknis sebagai alat konfirmasi akhir dan sebagai sumber utama penelitian kami, tetapi kami mengandalkan siklus, data historis, pola bernuansa, dan banyak lagi untuk mencoba membantu para trader menemukan dan mengeksekusi trading yang lebih baik.

Para trader semestinya siap untuk volatilitas liar selama 2~3+ tahun ke depan dan potensi yang sangat kuat bahwa harga komoditas (terutama emas dan perak (silver)) akan segera beralih ke fase apresiasi. Saya telah mengikuti emas dan perak selama bertahun-tahun sekarang dan memiliki banyak raksasa industri emas mengikuti penelitian logam mulia saya. Saya menelusuri grafik logam mulia, penambang, dan penambang junior beberapa kali seminggu dalam laporan video pra-pasar saya yang dikirimkan setiap pagi kepada para pelanggan Technical Trader.



Sumber:investing.com