Apakah Harga Emas Akan Tertekan ?

 Apakah Harga Emas Akan Tertekan ?


Setelah memantul dari posisi terendah pada sesi sebelumnya, harga emas kembali masuk ke wilayah negatif pada hari Rabu.

Harga Emas turun tipis pada Rabu Ketika imbal hasil Treasury AS melanjutkan penurunannya dan memberi tekanan pada logam emas.

Harga Emas turun tipis sebanyak 0,03% dan saat ini berada pada kisaran USD 1y726,05 per troy ounce, setelah empat turun ke level USD 1706.70 per troy ounce yang merupakan level terendah sejak Juni 2020, pada hari Selasa. Dolar, yang biasanya bergerak berbanding terbalik dengan emas, naik tipis pada hari Rabu.

Yield

Tolok ukur imbal hasil Treasury AS turun untuk hari keempat berturut-turut setelah melompat ke level tertinggi satu tahun selama minggu sebelumnya, tetapi masih dekat dengan level 1,4%.

Pasar stabil setelah investor bereaksi terhadap lonjakan dengan aksi jual yang tajam, tetapi tanda-tanda pemulihan ekonomi AS dari COVID-19 dapat menyebabkan penurunan harga obligasi dan produk derivatif lainnya.

Fed

Pejabat dari Federal Reserve AS, menghadapi potensi serangan inflasi musim semi ini berkat peluncuran vaksin COVID-19 dan pengeluaran pemerintah, mengatakan pada hari Selasa mengatakan mereka akan tetap mempertahankan rencana moneter ultra-mudah mereka. The Fed juga akan merilis Beige Book.

Investor juga melacak kemajuan paket stimulus AS senilai $ 1,9 triliun yang diusulkan oleh Presiden Joe Biden pada awal tahun, RUU tersebut disahkan oleh DPR pada minggu sebelumnya dan akan diperdebatkan oleh Senat dalam minggu ini.

China

Di China, pers keuangan melaporkan bahwa PBOC dapat (menargetkan) memangkas RRR pada bulan ini. PBoC telah menyatakan bahwa mereka dapat menggunakan tarif suku bunga daripada QE untuk melonggarkan kebijakan jadi mungkin ini adalah salah satu sinyal menuju perubahan itu.

Inggris

Anggaran Inggris yang telah dilaporkan bahwa menteri keuangan Inggris Rishi Sunak yang akan memperpanjang cuti bagi pekerja Inggris selama musim panas, hingga akhir September. Pertanyaan besar tetap tentang apakah Menteri keuangan Inggris akan menaikkan pajak.

Teknikal

Pada hari Selasa, perdagangan emas dibuka pada kisaran USD 1724.35 per troy ounce. Harga Emas bergerak ke atas menuju harga tertinggi hariannya di kisaran USD 1738.69 per troy ounce. Harga emas ditutup pada kisaran USD 1734.40 per troy ounce. Pergerakan harga emas mengalami keuntungan harian sebesar USD 10.05.

Bias harian, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an tampaknya masih berada dalam kondisi bearish dan saat ini terlihat harga emas sedang melakukan fase tekanan. Harga emas tampaknya berada di bawah SMA 20 dan 50 yang merupakan area resistan bagi pergerakan emas. Indikator RSI (14) berada di level 37 berpotensi bearish. Demikian juga, indikator momentum 14 memberikan indikasi sedang berada dalam kondisi bearish.

 

Bias harian harga emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini jika diperhatikan harga emas sedang melakukan fase tekanan. Waspadai, jika harga emas menguat maka resistan USD 1746.68 per troy ounce harus ditembus terlebih dahulu dimana resistan USD 1774.34 per troy ounce akan di sentuh terlebih dahulu. Sebaliknya jika harga emas melemah terhadap dollar maka support USD 1707.14 harus ditembus terlebuh dahulu dimana support USD 1677.56 per troy ounce akan di sentuh oleh pergerakan selanjutnya



Sumber : www.fxstreet-id.com