Brexit, Memar Politik Boris Tinggalkan Sedikit Ruang Untuk Kenaikan

 Brexit, Memar Politik Boris Tinggalkan Sedikit Ruang Untuk Kenaikan


  • GBP/USD menurun di tengah skandal Cummings dan kebuntuan Brexit.
  • Data AS, hubungan Tiongkok-Amerika, dan spekulasi suku bunga negatif dipantau.
  • Grafik empat jam Kamis melukiskan gambaran yang beragam.

Mari kita fokus pada virus corona, bukan pada Cummings – pesan dari Perdana Menteri Boris Johnson kepada anggota parlemen yang mempertanyakan mengenai pelanggaran penasihatnya terhadap lockdown di mana dia telah berkontribusi dalam perencanaan. Partai Konservatif dan mayoritas di masyarakat Inggris menginginkan Dominic Cummings – penasihat kuat PM – keluar. 

Permasalahan tersebut tidak dapat dilihat sebagai skandal politik lagi, karena hal itu mempengaruhi kesediaan orang untuk bekerja sama dengan langkah-langkah lockdown. Melihat satu aturan untuk elite dan lainnya untuk sebagian yang lainnya dapat menyebabkan ketidakpatuhan atau kurangnya kerja sama.

Inggris meluncurkan skema pelacakan kontak, penting untuk melonggarkan lockdown. Peningkatan penggunaan aplikasi terkait virus corona sangat penting untuk pengembalian yang aman ke aktivitas ekonomi normal. Selain itu, kelemahan politik PM mungkin membebani pengelolaan ekonomi. 

Masalah kedua yang membebani pound adalah kisah Brexit yang tidak pernah berakhir. Inggris mengulangi penolakannya untuk memperpanjang periode transisi, meningkatkan kemungkinan perdagangan dengan ketentuan Organisasi Perdagangan Dunia pada Januari. Pembicaraan dengan Uni Eropa menemui jalan buntu. 

Andrew Bailey, Gubernur Bank of England, menulis pda halaman komentar untuk Guardian di mana ia membuka pintu untuk menetapkan suku bunga negatif. Namun, nadanya menunjukkan bahwa langkah seperti itu tidak segera terjadi. Itu agak mendukung sterling.

Pasar yang lebih luas bergerak beragam. Parlemen Tiongkok menyetujui undang-undang kontroversial yang memperketat cengkeramannya di Hong Kong. Pengunjuk rasa di jalan-jalan negara-kota dan kemarahan di Washington membatasi kenaikan di pasar ekuitas dan mendukung dolar AS. Amerika dapat menghapus pusat keuangan dari tarif preferensialnya. 

Namun, investor mengabaikan ketegangan Tiongkok-Amerika – mulai dari Xinjiang hingga Vancouver, di mana CFO Huawei menghadapi ekstradisi ke AS. Alasan kurangnya kekhawatiran adalah bahwa ekonomi terbesar di dunia ingin menjaga kesepakatan perdagangan tetap utuh.

Fokusnya nanti akan beralih ke data AS. Klaim pengangguran mingguan akan bergabung dengan pembacaan kedua Produk Domestik Bruto untuk kuartal pertama dan kemungkinan mengkonfirmasi penurunan 4,8% dalam output tahunan. Pesanan Barang Tahan Lama untuk bulan April mungkin memiliki dampak terbesar karena kebaruannya dan diperkirakan akan menunjukkan penurunan dua digit.

Lihat:

Analisis Teknis GBP/USD

GBPUSD

Pound/dolar telah turun di bawah Simple Moving Average 100 pada grafik empat jam dan juga diperdagangkan di bawah SMA 200. Namun, pasangan bertahan di atas SMA 50 dan menikmati momentum kenaikan. 

Resistance menunggu di 1,2275, tertinggi harian, diikuti oleh 1,2335, batu loncatan dalam perjalanan menurun pada pertengahan Mei. Puncak terbaru 1,2360 adalah batas yang kuat.

Support menunggu di 1,2205, swing low Kamis, diikuti oleh 1,2160, palung mingguan. Lebih jauh ke bawah, 1,2080 menunggu sterling. 



Sumber : www.fxstreet-id.com