Bulls Tampaknya Tidak Terhentikan Di Tengah Sell-off Berbasis Luas USD

 Bulls Tampaknya Tidak Terhentikan Di Tengah Sell-off Berbasis Luas USD


  • GBP/USD terus naik lebih tinggi di tengah bias jual umum di sekitar USD.
  • Kekhawatiran pertumbuhan, kebuntuan fiskal, penurunan yield obligasi AS merusak dolar.
  • Kondisi yang terlalu meregang pada grafik jangka pendek membenarkan kehati-hatian bagi bulls.

Pasangan GBP/USD sedikit pullback selama paruh pertama aksi perdagangan Kamis di tengah beberapa gerakan short-covering intraday dolar AS. Namun penurunan sebelumnya ternyata berumur pendek, malah menangkap beberapa penawaran beli baru di dekat wilayah 1,2945 di tengah sell-off luas USD. Penurunan tajam dalam yield obligasi Treasury AS, ditambah dengan kebuntuan pada babak stimulus fiskal AS berikutnya tetap membatas upaya rebound, agak mendorong beberapa aksi jual agresif di sekitar USD. Perlu dilaporkan bahwa Kongres Republik dan Demokrat tidak lebih dekat dengan kesepakatan hanya satu hari sebelum berakhirnya fasilitas pengangguran yang diperbesar.

Kondisi di atas terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar bahwa kebangkitan kasus COVID-19 dapat merusak pemulihan ekonomi AS. Kekhawatiran itu lebih jauh dipicu oleh laporan PDB AS pada hari Kamis, yang menunjukkan bahwa ekonomi terbesar di dunia runtuh 32,9% yang merupakan rekor dalam laju tahunan selama kuartal kedua 2020. Tekanan bearish di sekitar USD semakin memburuk setelah Presiden AS Donald Trump melambungkan ide untuk menunda pemilu 2020 karena virus corona. Sementara itu, proposal tersebut langsung ditolak oleh Kongres, meskipun tidak banyak memberikan kelonggaran bagi bulls USD. Pasangan ini rally lebih dari 150 pips intraday dan akhirnya menetap di dekat puncak harian.

Momentum diperpanjang sepanjang sesi Asia pada hari Jumat dan mendorong pasangan ini lebih jauh dari angka bulat 1,3100, ke level tertinggi sejak 9 Maret. Dengan tidak adanya rilis data ekonomi penggerak pasar utama dari Inggris, dinamika harga USD mungkin terus bertindak sebagai pendorong eksklusif momentum pasangan ini. Sementara itu, kalender ekonomi AS menampilkan rilis Indeks Harga PCE Inti, data Pendaptan/Belanja Pribadi, IMP Chicago dan Revisi Sentimen Konsumen Michigan. Data tersebut akan dicermati untuk mencari beberapa peluang perdagangan yang signifikan selama awal sesi Amerika Utara.

Prospek teknis jangka pendek

Dari sudut pandang teknis, kondisi overbought pada grafik jangka pendek mungkin memaksa pedagang untuk melakukan beberapa profit-taking menuju akhir pekan. Namun demikian, angka bulat 1,3100 sekarang tampaknya bertindak sebagai support langsung dan diikuti oleh wilayah 1,3080-75. Pelemahan berkelanjutan di bawah level support yang disebutkan dapat memicu beberapa tindak lanjut aksi jual teknis dan mempercepat gerakan menurun korektif lebih lanjut menuju level psikologis utama 1,3000. Penurunan selanjutnya mungkin masih dilihat sebagai peluang beli, yang, pada gilirannya, akan membantu membatasi sisi bawah di dekat area support 1,2900-1,2890.

Untuk sisi atas, target relevan berikutnya untuk lintasan ke atas kuat yang sedang berlangsung dipatok di dekat angka bulat 1,3200 (swing highs Maret). Beberapa tindak lanjut aksi beli memiliki potensi untuk mengangkat pasangan ini lebih jauh menuju puncak tahun, di sekitar wilayah 1,3265 sebelum akhirnya bulls bertujuan untuk merebut kembali angka bulat 1,3300.

fxsoriginal



Sumber : www.fxstreet-id.com