Data GDP Menghambat Kenaikan XAUUSD

 Data GDP Menghambat Kenaikan XAUUSD


Ekonomi Amerika Serikat tumbuh 6,4% pada kuartal pertama di tahun 2021.

Ini merupakan data pertumbuhan ekonomi yang baik untuk Amerika, setelah pada tahun lalu ditutup dengan pertumbuhan 4,3% pada kuartal terakhir. Kenaikan yang sangat signifikan ini tentunya karena adanya kebijakan moneter dan fiscal yang sangat longgar dari Pemerintah Amerika Serikat. Dari sector tenaga kerja terdapat perbaikan data Jobless Claim dari 566K menjadi 553K, dimana data ini terlihat terus menurun sejak awal tahun ini.

Pemulihan ekonomi Amerika Serikat yang cenderung relative cepat ini tentunya akan membuat efek penguatan pada mata uang US Dollar tetapi jika kita lihat bahwa tidak ada mata uang major currency yang melemah termasuk komoditas metal XAUUSD. Semua terlihat sideways mengingat para pelaku pasar masih menunggu pergerakan besar antara penguatan ekonomi Amerika Serikat yang terus membaik dengan kebijakan moneter The Fed yang masih meningkatkan likuiditas paling tidak sampai pertemuan berikutnya pada bulan Juni.

Kesulitan akan pelemahan harga emas dunia tentunya tidak terlepas dari adanya pandemic yang masih terlihat meningkat di kawasan Eropa dan Asia terutama India, merupakan ancaman bagi pertumbuhan ekonomi global. Selain itu dengan meningkatnya angka inflasi maka Emas akan menjadi pilhan bagi para pelaku pasar sebagai instrument lindung nilai.

Efek Terhadap Pasar

Likuiditas yang tinggi dari kebijakan moneter The Fed serta tingginya penyebaran virus covid-19 di kawasan Eropa dan Asia, dapat membuat pair XAUUSD masih dalam tekanan bullish kedepannya.

Ekspektasi Pasar

Diprediksi pair XAUUSD  bergerak dalam range  1769 – 1793

Trading Plan :

 Buy Limit 1735 – 1769 dengan target 1784 – 1793

Stoploss 1721

Grafik XAUUSD  timeframe D1

 



Sumber : www.fxstreet-id.com