Dead Cat Bounce? 1,1950 Dipantau Karena Bank Sentral Ambil Jalan Yang Berbeda

 Dead Cat Bounce? 1,1950 Dipantau Karena Bank Sentral Ambil Jalan Yang Berbeda


  • EUR/USD  telah berada di bawah tekanan karena keengganan Fed untuk menangani imbal hasil mendorong dolar.
  • Upaya ECB untuk mengekang kenaikan dalam pengembalian jangka panjang pada perjuangan Covid-19 di Eropa membebani euro.
  • Grafik empat jam hari Selasa menunjukkan penurunan lebih lanjut, hanya ada ruang terbatas untuk pemantulan.

Apakah imbal hasil yang lebih tinggi baik atau buruk? Tanggapannya tergantung pada bank sentral mana yang menjawab pertanyaan tersebut – dan itulah yang membuat perbedaan untuk EUR/USD.

Federal Reserve melihat peningkatan pengembalian utang AS jangka panjang sebagai tanda prospek pertumbuhan yang lebih kuat. Menurut Thomas Barkin, Presiden Fed cabang Richmond, kekhawatiran yang lebih besar bagi bank sentral paling kuat di dunia itu adalah sepuluh juta orang Amerika yang kehilangan pekerjaan.

Kata-katanya menggemakan pejabat bank lainnya. Kemudian pada hari ini, Gubernur Fed Lael Brainard akan berbicara, dan investor sudah mengamati pidato Ketua Jerome Powell pada hari Kamis –penampilan terakhirnya sebelum keputusan suku bunga bank akhir bulan ini.

Lihat Pratinjau Powell: Tiga Skenario Bagi The Fed Untuk Meredakan Api Unggun Obligasi, Implikasi Pasar

Di sisi lain, Bank Sentral Eropa semakin mengkhawatirkan peningkatan imbal hasil obligasi negara di benua lama. Wakil Presiden ECB Luis de Guindos adalah yang terbaru mengatakan bahwa lembaga yang berbasis di Frankfurt itu siap untuk bertindak jika aksi jual merugikan kondisi keuangan.

Jika pengembalian utang AS lebih tinggi daripada di Eropa, ada ruang untuk lebih banyak untuk penurunan EUR/USD.

Apalagi, situasi ekonomi berbeda di kedua negara tersebut. Indeks Manajer Pembelian Manufaktur ISM AS mengalahkan perkiraan dengan kenaikan menjadi 60,8 pada bulan Februari. Kenaikan penting terlihat pada komponen inflasi dan ketenagakerjaan – data ketenagakerjaan menandakan laporan Nonfarm Payrolls yang kuat pada hari Jumat.

Itu terjadi sebelum Senat membahas paket bantuan Covid dari Presiden Joe Biden senilai $1,9 triliun. MPR  kemungkinan akan mengurangi beberapa elemen dalam program, tetapi tetap memberikan stimulus yang kuat.

Sementara itu, Jerman akan melanjutkan tindakan lockdown hingga 28 Maret dan Perancis juga mempertimbangkan pembatasan baru. Sementara kecepatan vaksinasi telah meningkat di Eropa dan mencapai 5%, Eropa tertinggal di belakang AS, yang telah memvaksinasi 15% dan bergerak cepat.

Secara keseluruhan, masih ada ruang untuk lebih banyak penurunan.

Analisis Teknis EUR/USD


Relative Strength Index pada grafik empat jam mendekati 30 – hampir memasuki wilayah oversold. Hal tersebut menyiratkan bahwa kenaikan sementara memungkinkan  – dead-cat bounce. Dalam skema yang lebih besar, ada lebih banyak ruang untuk penurunan karena momentum cenderung lebih rendah dan pasangan ini jatuh di bawah Simple Moving Average 50, 100 dan 200.

Support menunggu di terendah harian 1,1990, diikuti oleh palung 2021 di 1,1950. Lebih jauh ke bawah, 1,1930 dan 1,1880 menunggu pasangan mata uang iini.

Resistance berada di 1,2020, swing low yang terlihat di pertengahan Februari, diikuti oleh 1,2055 dan 1,2080.

Lima Faktor Yang Menggerakkan Dolar AS Pada 2021 dan Belum Tentu Turun



Sumber : www.fxstreet-id.com