Dolar AS Menguat Tipis di Tengah Isyarat Pertumbuhan Ekonomi Impresif

 Dolar AS Menguat Tipis di Tengah Isyarat Pertumbuhan Ekonomi Impresif


© Reuters.

Oleh Peter Nurse

Investing.com – Dolar Amerika Serikat beranjak naik tipis pada Selasa (06/04) petang dan trader mempertahankan sebagian besar nada positif dengan latar belakang tanda-tanda pertumbuhan ekonomi AS yang kuat dan peluncuran vaksin yang mengesankan.

Pada pukul 15.14 WIB, indeks dolar AS menguat tipis 0,09% ke 92,677 menurut data Investing.com.

USD/JPY naik 0,13% di 110,32, GBP/USD melemah 0,26% di 1,3861 dan AUD/USD turun 0,33% ke 0,7624 setelah bank sentral Australia menjaga instrumen kebijakan utamanya tidak berubah pada Selasa.

Rupiah bergerak naik tipis 0,03% ke 14.505,0 per dolar AS sampai pukul 14.59 WIB.

“Sampai Eropa mendapatkan stimulus fiskal dan yang lebih penting membuat terobosan vaksinasi (benua Eropa memvaksinasi 10% dari populasinya, AS 29%, Inggris 45%) sulit untuk melawan kasus itu dengan pengecualian dolar,” urai analis ING dalam catatan.

Jerman pada Senin mengumumkan rencana untuk mengimunisasi 20% populasinya terhadap virus korona baru pada awal Mei, tetapi masih akan menempatkan negara terbesar Uni Eropa jauh di belakang AS dalam hal angka persentase.

Selain itu, kala Uni Eropa menghadapi resesi akibat kebijakan penguncian yang terkait dengan gelombang ketiga virus Covid-19, data yang keluar dari AS menunjukkan pemulihan ekonomi yang tajam, di mana Institute for Supply Management services index meningkat pada hari Senin, mengikuti pertumbuhan luar biasa laporan pekerjaan pada hari Jumat.

Lowongan pekerjaan AS untuk Februari dirilis Selasa pukul 10 AM ET (1400 GMT), di mana analis yang dilacak oleh Investing.com mengharapkan pembacaan 6,99 juta, yang akan naik dari 6,917 juta bulan sebelumnya.

Satu bagian Eropa yang menunjukkan beberapa perkembangan baik adalah Inggris, yang mengonfirmasi pada hari Senin berencana untuk membuka kembali tempat-tempat seperti penata rambut, pusat kebugaran dan pub/restoran hingga lokasi terbuka tempat duduk mulai minggu depan.

Inggris mencatatkan beberapa revisi yang sehat untuk data pertumbuhan PDB kuartal IV tahun 2020 akhir pekan lalu, menjadi 1,3% kuartal ke kuartal dari 1,0%, kata ING. “Ini akan terus relatif mendukung GBP, dan EUR/GBP tetap tertekan di dekat 0,8500.”

Sedangkan, USD/CNY turun 0,21% di 6,5507 pukul 15.27 WIB setelah data menunjukkan pemulihan sektor jasa China kembali bertambah di bulan Maret karena perusahaan mempekerjakan lebih banyak pekerja dan optimisme bisnis melonjak.

Indeks Manajer Pembelian Jasa Caixin/Markit naik ke 54,3, tingkat tertinggi sejak Desember, dari 51,5 di bulan Februari, jauh di atas angka 50 yang memisahkan wilayah pertumbuhan dari kontraksi setiap bulannya.



Sumber:investing.com