Dolar AS Menguat Tipis Jelang Keputusan Kebijakan Fed

 Dolar AS Menguat Tipis Jelang Keputusan Kebijakan Fed


© Reuters.

Oleh Gina Lee

Investing.com – Dolar Amerika Serikat menguat tipis pada Rabu (27/01) pagi di Asia dengan investor menunggu keputusan kebijakan dari bank sentral AS, Federal Reserve dini hari nanti.

Indeks dolar AS sedikit naik 0,09% di 90,227 menurut data Investing.com pukul 11.26 WIB. 

Pasangan USD/JPY menguat tipis 0,11% ke 103,72 dan AUD/USD melemah 0,12% ke 0,7734. Data ekonomi Consumer Price Index (CPI) naik sebesar 0,9% baik per kuartal dan setahun selama kuartal IV tahun 2020.

Pasangan USD/CNY turun tipis 0,03% menjadi 6,4612 dan pasangan GBP/USD turun tipis 0,03% di 1,3730. Adapun rupiah kembali melemah 0,14% ke 14.060,0 per dolar AS sampai pukul 11.24 WIB (USD/IDR).

Pergerakan mata uang ini terjadi setelah Dana Moneter Internasional (IMF) meningkatkan perkiraan untuk pertumbuhan global 2021 yang mendorong harapan untuk pemulihan ekonomi global dari COVID-19.

Lembaga ini sekarang mengharapkan ekonomi global tumbuh sebesar 5,5% tahun ini, naik 0,3% dari perkiraan Oktober 2020, dan produk domestik bruto global meningkat sebesar 4,2% pada tahun 2022. Namun, IMF juga memperingatkan bahwa varian baru COVID-19 dapat menimbulkan risiko pemulihan ekonomi.

Investor pun masih bertanya mengenai waktu dan nilai paket stimulus $1,9 triliun yang diusulkan oleh Presiden AS Joe Biden sehingga meningkatkan kewaspadaan di kalangan investor.

“Semakin kuat prospek ekonomi dunia, semakin lemah AS. dolar,” analis mata uang Commonwealth Bank Australia (CBA) Joseph Capurso mengatakan kepada Reuters.

Pertanyaan itu muncul setelah Ketua Mayoritas Senat AS Chuck Schumer pada awal pekan ini mengungkapkan kemungkinan bahwa Demokrat dapat mencoba untuk mengesahkan sebagian besar paket dengan suara mayoritas. Namun, masih harus dilihat apakah negosiasi dengan rekan dari Partai Republik akan cukup untuk mengesampingkan keberatan terakhir terhadap label jumlah paket itu selain aspek lainnya.

Investor akan melihat komentar Ketua Fed Jerome Powell saat Fed saat mengakhiri pertemuan kebijakan pertama tahun 2021 dan mengumumkan keputusan kebijakannya dini hari nanti. Ia diharapkan akan memperbarui komitmen terhadap kebijakan ultra longgar saat ini.

“Powell akan menjelaskan bahwa mereka tidak melihat adanya jalan keluar jangka pendek dari sikap kebijakan mereka yang sangat longgar, dan itu akan menarik dolar turun,” Capurso dari CBA menambahkan.



Sumber:investing.com