Emas Kembali Naik Setelah The Fed Umumkan Kebijakan Moneternya

 Emas Kembali Naik Setelah The Fed Umumkan Kebijakan Moneternya


Indeks US Dollar kembali melemah setelah The Fed merilis kebijakan moneternya pagi dini hari.

Harga emas kembali naik setelah The Fed  mempertahankan suku bunga tidak berubah pada level 0,25% dan tidak mengharapkan kenaikan sampai tahun 2022.

Dalam pernyataannya, The Fed akan tetap pada kebijakan seperti ini sampai yakin bahwa ekonomi sudah kembali pulih dan sector tenaga kerja membaik serta terdapat kestabilan harga di pasar. Disisi lain Komite akan menambah kepemilikan obligasi sebesar $80 milliar/ bulan di treasury dan $40 milliar/bulan dalam bentuk securitas yang didukung hipotek.

Kebijakan moneter The Fed tentunya dinilai oleh para pelaku pasar sangat dovish sehingga pelemahan US Dollar belanjut dan Indeks saham Dow Jones kembali melemah, yang sebelumnya terlihat menguat saat kebijakan moneter The Fed mulai dirilis.

Keadaan ini tentunya wajar, karena para pelaku pasar melihat bahwa pada awalnya The Fed menambahkan program stimulus, tetapi dalam wawancara Jerome Powell memberikan signal bahwa perlambatan ekonomi akan berlangsung sampai desember tahun ini.

Proyeksi terhadap pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat disinyalir akan membaik pada tahun 2021 sebanyak 5% tetapi kembali menyusut pada tahun tahun berikutnya. Jika dilihat secara umum maka The Fed memberikan nada dovish pada kebijakan moneternya tadi malam dan mengisyaratkan perlambatan ekonomi akan berdampak sampai 2 – 3 tahun mendatang.

Efek Terhadap Pasar

Kebijakan moneter The Fed yang dovish dan masih adanya ketakutan akan serangan pandemic virus covid-19 gelombang kedua, tentunya akan membuat harga emas kembali menguat kedepannya..

Ekspektasi Pasar

Hari ini diprediksi pair XAUUSD akan berada dalam  range kisaran 1729– 1748

Trading Plan :

Buy limit 1725 – 1729 dengan target 1748 – 1754

Grafik XAUUSD Time Frame Daily

XAUUSD



Sumber : www.fxstreet-id.com