Emas Naik tipis Ketika Jumlah Kasus Covid Meningkat

 Emas Naik tipis Ketika Jumlah Kasus Covid Meningkat


Harga Emas bergerak naik tipis pada Selasa pagi di sesi Asia karena pelamahan dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah yang bergerak ke bawah melebihi ketidakpastian politik AS dan meningkatnya jumlah kasus COVID-19 secara global.

Harga Emas turun tipis sebanyak 0,03% dan berada pada kisaran USD 1859.20 per troy ounce.

Dollar

Imbal hasil Treasury berlanjut di 10-bulan ke level terendah karena investor bersiap untuk pengeluaran pemerintah yang lebih tinggi di bawah pemerintahan Joe Biden yang akan datang. Dolar yang biasanya bergerak berbanding terbalik dengan emas, turun pada hari Selasa.

Pasar uang juga semakin berspekulasi pada suku bunga yang lebih tinggi dari tahun 2023, yang meningkatkan kegelisahan untuk saham, karena investor mulai bersiap-siap untuk Federal Reserve untuk perlahan-lahan mengurangi bantuannya bagi perekonomian.

Fed

Ketua Fed Jerome Powell akan mengambil bagian dalam webinar pada hari Kamis, sementara Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde akan berbicara pada konferensi online pada hari Rabu.

COVID

COVID-19, jumlah kasus global terus meningkat dan telah melampaui 90,87 juta pada 12 Januari, menurut data Universitas Johns Hopkins. Jumlah yang meningkat telah mendorong beberapa negara, termasuk China, untuk memperpanjang atau memberlakukan kembali tindakan lockdown.

Dari kasus global, lebih dari 22,6 juta kasus berada di AS dengan lebih dari 22.000 nyawa orang Amerika meninggal karena virus selama minggu sebelumnya. AS melanjutkan peluncuran vaksin COVID-19, dengan hampir 9 juta orang Amerika diinokulasi dengan dosis vaksinasi pertama pada hari Senin.

Politik

Gejolak politik di AS berlanjut setelah Dewan Perwakilan Demokrat pada hari Senin mengumumkan resolusi untuk mendakwa Presiden Donald Trump untuk kedua kalinya. Trump telah dilarang dari platform media sosial, pada Twitter secara permanen, setelah pengepungan di Capitol Hill yang terlihat selama minggu sebelumnya.

Meskipun pemungutan suara akan dilakukan akhir pekan ini kecuali Wakil Presiden Mike Pence menggunakan kewenangan konstitusionalnya untuk menggulingkan Trump dari kekuasaan, Trump dan Pence dilaporkan setuju untuk bekerja sama sampai Biden dan pemerintahannya memulai masa jabatan mereka pada 20 Januari.

Teknikal

Pada hari Senin, perdagangan emas dibuka pada kisaran USD 1853.11 per troy ounce. Harga Emas bergerak ke bawah menuju harga terendah hariannya di kisaran USD 1816.92 per troy ounce. Harga emas ditutup pada kisaran USD 1844.24 per troy ounce. Pergerakan harga emas mengalami kerugian harian sebesar USD 8.87.

Bias harian, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an tampaknya masih berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga emas sedang melakukan fase rebound. Harga emas tampaknya berada di bawah SMA 20 dan 50 yang merupakan resistan bagi pergerakan emas. Indikator RSI (14) berada di level 42 berpotensi bullish. Demikian juga, indikator momentum 14 memberikan indikasi sedang berada dalam kondisi bullish.

XAUUSD

Bias harian harga emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini jika diperhatikan harga emas sedang melakukan fase rebound. Waspadai, jika harga emas menguat maka resistan USD 1871.21 per troy ounce harus ditembus terlebih dahulu dimana resistan USD 1904.75. Sebaliknya jika harga emas melemah terhadap dollar maka support USD 1816.92 per troy ounce harus ditembus terlebih dahulu dimana support USD 1778.27 per troy ounce akan disentuh oleh pergerakan harga emas selanjutnya.



Sumber : www.fxstreet-id.com