Empat Alasan Pemantulan Di Titik Pertemuan Kritis

 Empat Alasan Pemantulan Di Titik Pertemuan Kritis


  • EUR/USD telah jatuh dari level tertinggi karena pelemahan obligasi AS meningkatkan dolar.
  • Aliran akhir bulan dan spekulasi terkait intervensi dapat mengubah sentimen.
  • Grafik empat jam hari Jumat menunjukkan pasangan ini mendekati level pertemuan kritis.

Pasar dapat menyerap imbal hasil obligasi AS yang meningkat secara bertahap, sampai terjadi lonjakan pembalikkan pada Kamis. Imbal hasil Treasury yang lebih tinggi – acuan sepuluh tahun mencapai tertinggi 1,61% – dan sentimen risk-off telah mendukung safe-haven dolar AS, mengirim EUR/USD turun lebih dari 100 pip.

Akankah aksi jual obligasi berlanjut dan mendorong pasangan ini lebih rendah? Tidak secepat itu. Berikut empat alasan terjadinya pemantulan.

Investor menilai prospek pertumbuhan menyusul penyebaran vaksin dan stimulus. Imunisasi berlanjut dengan kecepatan penuh di AS dan mulai meningkat di Eropa, terutama karena vaksin dosis tunggal Johnson dan Johnson ditetapkan untuk persetujuan akhir FDA pada hari Jumat.

1) Hambatan stimulus: Namun, di sisi stimulus, rencana stimulus sebesar $1,9 triliun yang diajukan oleh Presiden Joe Biden menemui hambatan. Elizabeth MacDonough, anggota parlemen Senat, mendiskualifikasi kenaikan upah minimum dari RUU tersebut. Sementara Ketua DPR Nancy Pelosi diperkirakan akan mendesak undang-undang, dia kesulitan di MPR. Prospek penundaan bantuan lebih lanjut untuk ekonomi menenangkan kekhawatiran terhadap ekonomi yang terlalu panas.

2) Tidak ada inflasi (untuk saat ini) Faktor lain yang dapat berkontribusi untuk menenangkan pasar adalah publikasi angka Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (Core PCE) – ukuran inflasi yang disukai Federal Reserve. Ini kemungkinan akan menunjukkan bahwa kenaikan harga tetap jinak, turun dari 1,5% ke 1,4% per tahun.

3) Arus: Faktor ketiga yang mungkin berperan dalam mendukung obligasi – sehingga melawan imbal hasil yang lebih tinggi dan dolar – adalah arus akhir bulan. Manajer Keuangan diperkirakan akan menyesuaikan portofolionya untuk merapikan laporan mereka, dan itu dapat menyeimbangkan pergerakan terkini.

Jerome Powell, Ketua Federal Reserve, berjanji untuk terus mendukung perekonomian – membiarkan suku bunga rendah dan membeli obligasi tinggi – dalam dua penampilan publik. Pejabat lainnya, termasuk Esther George yang hawkish, mengulangi pesan yang sama dan menepis inflasi. Hal itu bekerja pada hari Selasa dan Rabu tetapi gagal pada hari Kamis.

4) Powell akan menyelamatkan (lagi) Faktor keempat yang dapat menenangkan pasar adalah penampilan publik lagi dari Powell yang dijadwalkan minggu depan. Akankah dia berkomitmen untuk berbuat lebih banyak? Bank Sentral Eropa dan Bank Jepang telah menyerukan pengembalian yang lebih tinggi di yurisdiksi mereka sementara Reserve Bank of Australia mengambil satu langkah lebih jauh dan membeli obligasi di pasar.

Powell mungkin mengisyaratkan bahwa kecepatan $120 miliar/bulan saat ini bukanlah batas atas dan itu akan membantu. Saat ini, aksi jual obligasi dan saham dapat dilihat sebagai koreksi daripada perubahan arah.

Secara keseluruhan, masih ada ruang untuk pemulihan.

Analisis Teknis EUR/USD


Euro/dolar diperdagangkan di atas Simple Moving Averages 50, 100, dan 200 – tetapi baru saja. SMA 200 ini berada di 1,2110, yang sebelumnya memberikan support sementara SMA 100 naik menuju garis ini – yang sekarang menjadi titik pertemuan kritis. Tembus atau terpental? Fundamental mengarah ke pemulihan tetapi momentum telah berubah menjadi negatif dan dapat mendorong penurunan.

Support di bawah 1,2110 menunggu di 1,2080, 1,2055, 1,2025 dan 1,20.

Sejumlah resistance jangka pendek menunggu di 1,2150, puncak yang tercatat di awal Februari. Diikuti oleh 1,2183, tertinggi harian, dan oleh 1,2220 dan 1,2145.



Sumber : www.fxstreet-id.com