Euro Menembus Di Bawah Triple Bottom Setelah Gebrakan Biden, Semua Fokus Tertuju Pada Powell

 Euro Menembus Di Bawah Triple Bottom Setelah Gebrakan Biden, Semua Fokus Tertuju Pada Powell


  • EUR/USD telah melanjutkan penurunannya, jatuh ke level terendah sejak pertengahan Desember. 
  • Dolar bergerak bersama imbal hasil, didorong oleh Presiden terpilih Biden dan menunggu Ketua Fed Powell.
  • Grafik empat jam hari Kamis menunjukkan penurunan lebih lanjut.

Jika pada awalnya, Anda tidak berhasil, coba, coba lagi – penjual EUR/USD mendorong ke arah 1,2125 dan ditolak tiga kali hingga sekarang. Pasangan mata uang tersebut telah menembus triple bottom dalam sebuah pergerakan yang hanya didorong oleh dolar.

Greenback telah menguat seiring dengan meningkatnya imbal hasil obligasi AS. Yang melatarbelakangi hal itu adalah pidato Presiden terpilih Joe Biden yang akan datang, di mana ia diharapkan untuk mengungkap rencana stimulus senilai sekitar $2 triliun – lebih dari perkiraan semula. Dengan ekspektasi penerbitan utang lebih banyak – dan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat –investor beralih dari obligasi ke saham. Kenaikan imbal hasil membuat dolar lebih menarik.

Akankah bank sentral meraup lebih banyak utang? Jerome Powell, Ketua Federal Reserve, akan menyampaikan pidatonya dalam beberapa jam hari ini dan mungkin memberikan petunjuk jika dia bersiap untuk meningkatkan skema pembelian obligasi bank. Namun, spekulasi meningkat bahwa Fed dapat menguranginya karena ekspansi ekonomi memungkinkan suku bunga jangka panjang yang lebih tinggi. Kata-katanya diperkirakan akan menentukan pergerakan dolar selanjutnya. 

Lima Faktor Yang Menggerakkan Dolar AS Pada 2021 dan Belum Tentu Turun

Angka klaim pengangguran AS sangat mengecewakan dengan naik menjadi 965.000 dibandingkan dengan angka yang diproyeksikan di bawah 800.000 –namun berita tersebut gagal menghentikan kenaikan dolar. 

Di tempat lain, risalah rapat Bank Sentral Eropa menunjukkan bahwa lembaga yang berbasis di Frankfurt ini lebih memilih untuk memperluas skema pembelian utangnya sendiri pada bulan Desember daripada pemotongan suku bunga. Langkah tersebut mendukung euro saat itu dan mengulangi kembali sikap tersebut memiliki pengaruh kecil pada hari Kamis ini. 

Ekonomi Jerman telah kemungkinan menyusut sekitar 5% pada tahun 2020 menurut perkiraan awal dan pemerintah Italia mengalami krisis politik. Perkembangan ini hanya menambah penderitaan euro. 

Secara keseluruhan, ada alasan untuk melihat penurunan lebih lanjut, namun Powell memiliki kekuatan untuk mengubah arah pasangan ini

Analisis Teknis EUR/USD

EUR/USD

Euro/dolar telah secara diam-diam turun di bawah Simple Moving Average 200 pada grafik empat jam dan terus mengalami momentum penurunan. Penurunan baru-baru ini belum mendorong Relative Strength Index di bawah 30, ke wilayah oversold. Secara keseluruhan, penjual memegang kendali

Batas bawah berikutnya sudah dekat – level angka bulat 1,21 memberikan support pada awal Desember. Lebih jauh ke bawahnya, 1,2060 merupakan swing low, dan diikuti oleh 1,2045, batu loncatan dalam perjalanan ke atas. 

Di atas 1,2125, level berikutnya yang harus diperhatikan adalah 1,2170, tertinggi harian. Diikuti oleh 1,2222, puncak mingguan, dan kemudian oleh 1,2245. 

Perkiraan Harga EUR/USD 2021: Penembusan Bullish Jangka Panjang Euro Dolar Mengarah Ke 1,2750



Sumber : www.fxstreet-id.com