Gelombang Kedua Corona Membuat Emas Kembali Naik

 Gelombang Kedua Corona Membuat Emas Kembali Naik


Emas sebagai salah satu safe haven yang paling terkenal di dunia, sampai saat ini masih menjadi primadona bagi para pelaku pasar.

Adanya pembukaan kuncian terhadap kota kota besar didunia minggu lalu tentunya membawa angin segar bagi aktivitas bisnis di setiap negara, tetapi keadaan ini membuat naiknya jumlah pasien yang terinfeksi. Di Amerika Serikat tercatat kenaikan pasien rawat inap dibeberapa negara bagian seperti Alabama, California, Florida dan North Carolina, dan ini membuat ketakutan akan adanya gelombang kedua pandemic virus corona.

Pelanggaran terhadap protocol kesehatan saat pembukaan aktivitas bisnis di Amerika Serikat, membuat penularan virus covid-19 kembali meningkat dan diprediksi orang yang akan terinfeksi virus covid-19 pada gelombang kedua ini akan lebih banyak di bandingkan serangan awal pandemic virus ini saat ditemukan. Para pelaku pasar langsung bereaksi negative pada semua instrument keuangan yang beresiko termasuk pasar saham.

Pada minggu lalu semua indeks saham di Amerika Serikat turun secara signifikan dimana Indeks saham Dow Jones turun lebih dari 5% , S&P 500 turun lebih dari 4% dan Nasdaq turun lebih dari 2%. Keadaan ini akan terus berlanjut pada minggu ini jika terdapat kenaikan orang yang terinfeksi virus covid-19 dan pemerintah Amerika Serikat tidak dapat menekan demonstrasi dengan isu rasial.

Efek Terhadap Pasar
Ketakutan para pelaku pasar akan gelombang kedua virus corona ini tentunya akan membuat para pelaku pasar kembali memilih safe haven termasuk emas, sebagai nilai lindung asset keuangan mereka.

Ekspektasi Pasar

Hari ini diprediksi pair XAUUSD akan berada dalam range kisaran 1729 – 1748
Trading Plan :
Buy limit 1725 – 1729 dengan target 1748 – 1754

Grafik XAUUSD Time Frame Daily

gold 15 juni.png


Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan jam bahkan menit, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang.



Sumber:investing.com