Harga Emas Kembali Terjengkang Ke Bawah

 Harga Emas Kembali Terjengkang Ke Bawah


Saat ini, harga emas berada pada kisaran USD 1873.54 per troy ounce setelah membukukan penutupan terendah sejak 25 September pada hari Kamis. Sejauh ini harga emas telah kehilangan 1,1%.

Saat ini, harga emas berada pada kisaran USD 1873.54 per troy ounce setelah membukukan penutupan terendah sejak 25 September pada hari Kamis. Sejauh ini harga emas telah kehilangan 1,1%.

Harga Emas menuju penurunan bulanan ketiga karena investor menunggu pemilihan presiden AS pada minggu depan di tengah ancaman meningkatnya kasus virus korona dan kurangnya kesepakatan tentang rencana stimulus AS.

Ketidakpastian

Ketidakpastian tetap tinggi sebelum hasil pemungutan suara penting pada tanggal 3 November, mengangkat daya tarik dolar sebagai aset safe haven pada pergerakan emas. Covid-19 terus mendorong kembali ke pusat-pusat awal wabah AS yang mematikan seperti New York dan New Jersey, dan pandemi muncul kembali di negara-negara ekonomi utama Eropa.

Sejak mencapai rekor sekitar USD 2075 per troy ounce pada bulan Agustus, kenaikan harga emas terlihat telah goyah, dengan harga kehilangan momentum kenaikannya karena investor mempertanyakan apakah emas batangan telah naik terlalu jauh atau terlalu cepat. Namun, kepemilikan dana yang diperdagangkan di bursa tetap mendekati level tertinggi sepanjang masa. Latar belakang makro untuk emas tetap menguntungkan, dan mungkin ada lebih banyak keuntungan jika Joe Biden memenangkan kursi kepresidenan dan Demokrat mengambil kendali Senat.

Stimulus

Mengenai stimulus, ada kebuntuan di AS menunggu prospek tindakan lebih lanjut di Eropa. Menteri Keuangan Steven Mnuchin menuduh Ketua DPR Nancy Pelosi melakukan “aksi politik” dengan menolak memberikan kompromi. Sementara itu, Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde mengatakan ada “sedikit keraguan” pembuat kebijakan akan menyetujui paket baru pada bulan Desember.

Permintaan emas fisik biasanya melonjak dalam tiga bulan terakhir pada tahun ini, ketika festival Hindu terbesar digabungkan dengan puncak musim pernikahan yang meningkatkan penjualan. Tahun ini, wabah dan pertumbuhan ekonomi yang lemah kemungkinan akan mendorong penjualan di bawah 194 ton tahun lalu ke angka kuartalan terendah sejak 2008, menurut data dari Dewan Emas Dunia.

Teknikal

Pada hari Kamis, perdagangan emas dibuka pada USD 1876.62 per troy ounce. Harga Emas bergerak ke bawah menuju harga terendah hariannya di kisaran USD 1859.88 per troy ounce. Harga emas ditutup pada kisaran USD 1866.92 per troy ounce. Pergerakan harga emas mengalami kerugian harian sebesar USD 9.7.

Bias harian, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an tampaknya sedang berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga emas sedang melakukan fase rebound. Harga emas tampaknya berada di bawah SMA 20 dan 50 yang merupakan area resistan bagi pergerakan emas. Indikator RSI (14) berada di level 37 berpotensi bullish. Sebaliknya, indikator momentum 14 memberikan indikasi sedang mencoba kondisi bearish.

XAUUSD

Bias harian harga emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini jika diperhatikan harga emas sedang melakukan fase rebound. Waspadai, jika harga emas menguat maka resistan USD 1879.48 per troy ounce harus ditembus dimana ada kemungkinan harga emas akan bergerak menuju resistan USD 1859.91 per troy ounce. Sebaliknya jika harga emas melemah terhadap dollar maka support USD 1859.88 per troy ounce harus ditembus terlebih dahulu dimana support USD 1845.43 per troy ounce akan disentuh oleh pergerakan harga emas selanjutnya.



Sumber : www.fxstreet-id.com