Harga Emas Menguat Tipis

 Harga Emas Menguat Tipis


Harga emas berhasil bergerak naik pada hari Rabu, melayang di dekat level tertinggi tujuh minggu yang di cetak pada awal pekan ini. Penguatan Emas lebih banyak karena dolar yang melemah dan penurunan imbal hasil Treasury AS mengangkat permintaan untuk logam safe-haven.

Harga emas naik 0,2% dan saat ini berada di kisaran USD 1782.85 per troy ounce, setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak 25 Februari di kisaran USD 1789.77 per troy ounce yang di cetak pada hari Senin.

Dolar

Dolar AS turun tipis pagi ini, sehingga mendukung harga dengan momentum kenaikan emas dari semalam berlanjut di sesi Asia.

Jika imbal hasil 10-tahun AS masih tetap lebih melemah, maka emas tampaknya mengumpulkan kekuatan untuk bergerak menuju kisaran USD 1802 per troy ounce pada hari-hari mendatang.

Indeks dolar turun 0,1% terhadap mata uang pesaingnya setelah menyentuh level terendah tujuh minggu, sementara patokan imbal hasil Treasury AS 10-tahun turun di bawah 1,6%, mengurangi biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberi imbal hasil.

Rencana

Pelaku pasar sekarang menunggu pertemuan Bank Sentral Eropa pada hari Kamis untuk kejelasan lebih lanjut tentang rencana stimulus untuk blok tersebut. Pertemuan kebijakan Federal Reserve AS dijadwalkan minggu depan.

Emas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang dapat mengikuti langkah-langkah stimulus, tetapi imbal hasil Treasury yang lebih tinggi telah mengurangi daya tarik komoditas non-imbal hasil tahun ini.

Faktor

Faktor bullish untuk emas di kuartal kedua termasuk suku bunga nominal yang masih negatif, ketakutan inflasi jangka panjang, likuiditas besar-besaran dari rangsangan, dan meningkatnya ketegangan geopolitik.

Dengan penundaan karena percepatan penyebaran virus korona, pedagang emas mengharapkan The Fed dan gubernur bank sentral lainnya masih mempunyai kebijakan dovish. Penggerak penurunan adalah peningkatan peluncuran vaksinasi di seluruh dunia dan lebih banyak sentimen risiko.

Teknikal

Pada hari Selasa, perdagangan emas dibuka pada kisaran USD 1770.58 per troy ounce. Harga Emas bergerak ke atas menuju harga tertinggi hariannya di kisaran USD 1780.41 per troy ounce. Harga emas akhirnya ditutup pada kisaran USD 1778.61 per troy ounce. Pergerakan harga emas mengalami keuntungan harian sebesar USD 8.03.

Bias harian, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an tampaknya masih berada dalam kondisi bullish dan saat ini terlihat harga emas terus berada dalam fase rebound. Harga emas tampaknya berada di atas SMA 20 dan 50 yang merupakan area support bagi pergerakan emas. Indikator RSI (14) berada di level 66 berpotensi bullish. Sebaliknya, indikator momentum 14 memberikan indikasi sedang berada dalam kondisi bearish.

 

Bias harian harga emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini jika diperhatikan harga emas sedang melakukan fase koreksi. Waspadai, jika harga emas melemah maka support USD 1767.82 per troy ounce harus ditembus terlebih dahulu dimana support USD 1754.31 per troy ounce akan di sentuh terlebih dahulu. Sebaliknya jika harga emas menguat terhadap dollar maka support USD 1789.70 per troy ounce harus ditembus terlebih dahulu dimana resistan berikutnya pada kisaran 1805.28 per troy ounce akan di sentuh oleh pergerakan selanjutnya



Sumber : www.fxstreet-id.com