Harga Emas Sedang Rebound

 Harga Emas Sedang Rebound


Harga Emas bergerak naik pada Senin pagi di sesi Asia, dengan mencoba pulih dari level terendah delapan bulan yang dicapai selama sesi sebelumnya, letika dolar sedang melemah yang akhirnya meningkatkan daya tarik logam emas.

Harga Emas melonjak sebanyak 1,01% dan berada di kisaran USD 1756.25 per troy ounce setelah mencapai level terendah sejak Juni 2020 pada hari Jumat. Dolar bergerak turun pada hari Senin dari level tertinggi satu minggu selama sesi sebelumnya.

Yield

Namun, emas batangan mencatat penurunan bulanan terburuk sejak November 2016 pada bulan Februari, berkat kenaikan imbal hasil Treasury AS yang meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas. Aksi jual pasar obligasi berikutnya membuat imbal hasil obligasi pemerintah di AS, Jerman dan Australia membuat akhir dengan kenaikan bulanan terbesar dalam beberapa tahun ketika bank sentral secara global berjuang untuk menenangkan kepanikan.

Imbal hasil Treasury AS melonjak ke level tertinggi dalam setahun karena taruhan pada percepatan inflasi meningkatkan kekhawatiran bahwa mungkin ada kemunduran dalam dukungan kebijakan moneter.

Pasar obligasi terus menandakan akhir dari siklus penurunan suku bunga jika tekanan inflasi yang tercermin dari penurunan tajam harga obligasi terbukti pada pertengahan tahun, bank sentral akan memiliki sedikit pilihan selain menarik kembali dukungan mereka saat ini. Jatuhnya harga emas menunjukkan bahwa kekhawatiran utama adalah tentang suku bunga yang lebih tinggi, melebihi daya tarik safe-haven ke logam emas.

Vaksin

Sementara itu, selama akhir pekan, AS juga menyetujui vaksin COVID-19 ketiganya, kandidat dosis tunggal yang dikembangkan oleh Johnson & Johnson dan Dewan Perwakilan Rakyat AS mengesahkan paket stimulus $ 1,9 triliun yang diusulkan oleh Presiden Joe Biden.

Teknikal

Pada hari Jumat, perdagangan emas dibuka pada kisaran USD 1771.07 per troy ounce. Harga Emas bergerak ke bawah menuju harga terendah hariannya di kisaran USD 1717.06 per troy ounce. Harga emas ditutup pada kisaran USD 1734.40 per troy ounce. Pergerakan harga emas mengalami kerugian harian sebesar USD 36.67.

Bias harian, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an tampaknya masih berada dalam kondisi bearish dan saat ini terlihat harga emas sedang melakukan fase tekanan. Harga emas tampaknya berada di bawah SMA 20 dan 50 yang merupakan area resistan bagi pergerakan emas. Indikator RSI (14) berada di level 41 berpotensi bullish. Demikian juga, indikator momentum 14 memberikan indikasi sedang berada dalam kondisi bullish.

XAU/USD

Bias harian harga emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini jika diperhatikan harga emas sedang melakukan fase rebound. Waspadai, jika harga emas menguat maka resistan USD 1754.81 per troy ounce harus ditembus terlebih dahulu dimana resistan USD 1778.13 per troy ounce akan di sentuh terlebih dahulu. Sebaliknya jika harga emas melemah terhadap dollar maka support USD 1717.07 harus ditembus terlebuh dahulu dimana support USD 1690.18 per troy ounce akan di sentuh oleh pergerakan selanjutnya.



Sumber : www.fxstreet-id.com