Harga Emas Turun Tipis

 Harga Emas Turun Tipis


Harga Emas bergerak turun sejak hari Jumat pagi di sesi Asia di tengah harapan bahwa stimulus AS yang lebih lanjut akan mendukung logam emas pada saat pergerakan mingguan ditutup. Investor juga akan melihat laporan pekerjaan AS, termasuk non-farm payrolls, yang akan dirilis dan diperkirakan akan menunjukkan perlambatan tajam dalam perekrutan tenaga kerja.

Harga Emas turun tipis sebanyak 0,20% dan berada di kisaran USD 1908.70 per troy ounce dengan tetap berada di atas area USD 1900.

Joe Biden

Presiden terpilih AS Joe Biden sekarang memiliki kendali penuh atas Kongres, berkat kemenangan Jon Ossoff dan Raphael Warnock dalam pemilihan putaran kedua Senat AS di Georgia. Senat yang dikendalikan Demokrat dapat melihat Biden mendorong agendanya, termasuk lebih banyak langkah stimulus, dengan lebih mudah.

Sertifikasi Kongres atas kemenangannya dalam pemilihan presiden 3 November melawan petahana Donald Trump juga memberi dorongan kepada Biden. Protes yang didukung Trump saat proses sertifikasi sedang berlangsung membuat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Nancy Pelosi dan pemimpin Senat Demokrat Chuck Schumer menuntut agar kabinet Trump segera dicopot dari jabatannya.

Trump mengutuk kerusuhan pada hari Kamis melalui pesan video. Pemerintahan baru akan diresmikan pada 20 Januari… fokus saya sekarang beralih ke memastikan peralihan kekuasaan yang mulus, teratur dan mulus.

Loretta Mester

Sementara itu, Presiden Federal Reserve Bank Cleveland Loretta Mester mengatakan dia tidak percaya bahwa peningkatan stimulus fiskal di bawah Biden akan berarti penarikan kembali kebijakan moneter pada 2021. Pejabat Fed lainnya, termasuk Presiden Chicago Charles Evans dan Raphael Bostic dari Atlanta, telah mengatakan mereka dapat mendukung pengurangan laju pembelian aset bank sentral yang sedang berlangsung sebelum akhir 2021 jika ekonomi bangkit kembali dengan cukup kuat.

Inflasi

Logam emas memiliki awal yang beragam hingga tahun 2021 setelah membukukan kemajuan tahunan terbesarnya dalam sepuluh tahun. Meskipun terjadi penurunan ketika meningkatnya jumlah penderita karena COVID-19, ketidakpastian atas pemulihan ekonomi global dan ekspektasi kenaikan inflasi, masih akan tetap ada ketika kenaikan imbal hasil obligasi selama seminggu terakhir membebani emas.

Teknikal

Pada hari Kamis, perdagangan emas dibuka pada kisaran USD 1919.18 per troy ounce. Harga Emas bergerak ke bawah menuju harga terendah hariannya di kisaran USD 1906.74 per troy ounce. Harga emas ditutup pada kisaran USD 1913.29 per troy ounce. Pergerakan harga emas mengalami kerugian harian sebesar USD 5.89.

Bias harian, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an tampaknya masih berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga emas sedang melakukan fase tertekan. Harga emas tampaknya berada di bawah SMA 20 dan 50 yang merupakan resistan bagi pergerakan emas. Indikator RSI (14) berada di level 43 berpotensi bearish. Demikina juga, indikator momentum 14 memberikan indikasi sedang berada dalam kondisi bearish.

XAUUSD

Bias harian harga emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini jika diperhatikan harga emas sedang melakukan fase koreksi. Waspadai, jika harga emas menguat maka resistan USD 1924.79 per troy ounce harus ditembus terlebih dahulu dimana resistan USD 1959.04. Sebaliknya jika harga emas melemah terhadap dollar maka support USD 1903.63 per troy ounce harus ditembus terlebih dahulu dimana support USD 1869.39 per troy ounce akan disentuh oleh pergerakan harga emas selanjutnya.



Sumber : www.fxstreet-id.com