Ketegangan Amerika – China Melemahkan AUDUSD

 Ketegangan Amerika – China Melemahkan AUDUSD


Ketegangan antara Amerika dan China akhir akhir ini kembali meningkat setelah perusahaan Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC) masuk dalam pengawasan oleh Departemen Keamanan Amerika Serikat.

Perusahaan China yang memproduksi semiconductor di Amerika Serikat ini, mempunyai teknologi yang relative lebih rendah dibandingkan semikonduktor TSMC buatan Taiwan atau Samsung Electronics Korea, tetapi akhir akhir ini dituduh oleh administrasi Trump telah mendesign tehnologi untuk keperluan pertahanan militer China.

Apabila SMIC terbukti mempunyai hubungan dengan pihak militer China maka Administrasi Trump maka akan menambah daftar hitam perusahaan China yang dikenakan sanksi oleh Amerika Serikat. Huawei dan 28 eternitas China yang bergerak dalam kecerdasan buatan telah di Black List serta dikenakan sanksi oleh Administrasi Trump sehingga konflik Amerika – China meningkat. Kedua negara berlomba untuk mendominasi teknologi kedepannya yang merupakan aspek strategis untuk tetap menjadi negara super power.

Konflik teknologi Amerika – China tentunya akan berpengaruh terhadap negara Australia sebagai negara yang masuk dalam rantai pasokan dunia. Disisi lain hubungan antara Pemerintah China dan Australia akhir akhir ini terlihat kurang harmonis karena negara sekutu Amerika Serikat termasuk Australia, mempertanyakan masalah transparansi penagananan virus covid-19 dan hak otonomi Hongkong.

Efek Terhadap Pasar
Meningkatnya konflik teknologi Amerika – China akan menjadi beban pertumbuhan ekonomi domestic dan global, sehingga kedepannya akan melemahkan mata uang komoditas seperti Aussie Dollar.  Keadaan ini akan membuat AUDUSD dapat melemah dalam beberapa waktu kedepan

Ekspektasi Pasar

Diprediksi pair AUDUSD akan bergerak dalam range 0.7200 – 0,7302

Trading Plan :

 Sell Limit 0,7301 – 0,7329 dengan target 0,7133 – 0,7200

Grafik AUDUSD  timeframe D1

AUDUSD



Sumber : www.fxstreet-id.com