Komentar Yellen dan Pergerakan USDJPY

 Komentar Yellen dan Pergerakan USDJPY


Dalam forum ekonomi yang diselenggarakan oleh The Atlanta, Menteri Keuangan Janet Yellen mengatakan bahwa suku bunga sebaiknya naik sedikit agar perekonomian tidak terlalu panas / overheating.

Pernyataan ini dapat membuat pair USDJPY kembali meneruskan penguatannya, mengingat dapat terjadi penguatan mata US Dollar, jika suku bunga mulai dinaikan. Walaupun demikian Yellen sadar bahwa The Fed mempunyai otoritas terhadap kebijakan montere, agar dapat mencapai mandate ganda yang dibebankan oleh kongres. Inflasi yang tinggi saat ini dan telah melebihi 2%, dinilai oleh Yellen dapat membahayakan pasar uang, walaupun The Fed mengatakan bahwa tingginya inflasi ini, hanya bersifat sementara.

Janet Yellen yang saat ini menjadi Menteri Keuangan Amerika Serikat, pernah menjabat sebagai Ketua The Fed pada tahun 2014 – 2018 dan dikenal dengan kebijakan Taper dan Kenaikan Suku Bunga, untuk menahan laju tingkat inflasi pada waktu itu. Ini merupakan signal bagi para pelaku pasar, walaupun terlihat ini baru merupakan isyarat awal, tetapi jika ini direspon oleh para pelaku pasar maka dapat memberikan ruang bagi penurunan pasar saham di bulai Mei yang dikenal sebagai bulan Risk Off atau Sell Off.

Efek Terhadap Pasar

Usulan adanya penarikan likuiditas di pasar uang Amerika Serikat oleh Janet Yellen merupakan signal bahwa dapat terjadi penguatan pada mata uang US Dollar sehingga membuat USDJPY menguat kedepannya.

Ekspektasi Pasar

Diprediksi pair USDJPY  bergerak dalam range  109.02 – 110.16

Trading Plan :

 Buy Limit 109.02 – 108.10 dengan target 109.68 – 110.56

Stoploss 107.38

Grafik USDJPY  timeframe D1



Sumber : www.fxstreet-id.com