Koreksi Selesai? Biden, Brexit, dan Kasus COVID-19 AS Dapat Sebabkan Penurunan Lebih Lanjut

 Koreksi Selesai? Biden, Brexit, dan Kasus COVID-19 AS Dapat Sebabkan Penurunan Lebih Lanjut


  • GBP/USD telah terkoreksi lebih rendah di tengah virus corona AS terkait komentar Biden.
  • Brexit, stimulus fiskal Inggris, dan statistik COVID-19 yang baru sedang dimainkan.
  • Grafik empat jam hari Jumat menunjukkan bahwa pasangan mata uang keluar dari kondisi jenuh beli.

Setelah mundur satu langkah, apakah sterling akan maju dua langkah? GBP/USD keluar dari kondisi jenuh beli dan turun karena dua faktor AS. Bisakah pasnagan bangkit kembali? 

Memburuknya krisis virus corona di Amerika mungkin akhirnya menarik perhatian pasar. Terlepas dari infeksi yang tercatat, angka kematian mulai meningkat sekali lagi, bergabung dengan tren naik kekhawatiran di rumah sakit.

Tren turunnya kematian tampaknya telah berakhir : 

Lihat: 

Secara nasional, rata-rata 7 hari kematian telah mulai meningkat setelah penurunan yang berkepanjangan. Tiga hari terakhir adalah angka tertinggi yang kami miliki sejak awal Juni. pic.twitter.com/fRlYZeYrxa

– Proyek Pelacakan COVID (@ COVID19Tracking) 9 Juli 2020

Pasar saham turun dan safe-haven dolar menguat secara luas, mendorong GBP/USD lebih rendah. 

Faktor lain yang membebani sentimen adalah pidato Joe Biden. Calon Demokrat tampaknya telah berubah haluan ke kiri partainya, menyatakan bahwa “CEO Wall Street belum membangun Amerika” dan bahwa “era kapitalisme pemegang saham telah berakhir.” Hal itu juga mengirim saham lebih rendah.

Di sisi lain, pembeli pound mungkin didorong oleh pembukaan kembali ekonomi, secara bertahap meluas ke lebih banyak sektor. Selain itu, rencana stimulus Kanselir Rishi Sunak senilai £30 miliar – yang mencakup mendorong untuk makan di luar (makan di restoran/tempat makan) dan juga retensi pekerjaan – merupakan halangan lainnya. 

Di sisi lain, pembicaraan Brexit tidak berjalan cepat, membatasi kebangkitan sterling. Baik Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Kanselir Jerman Angela Merkel telah mengomentari opsi Inggris mengakhiri periode transisi tanpa kesepakatan perdagangan. Merkel tampaknya sibuk dengan dana pemulihan Uni Eropa daripada dengan yang lain.

Secara keseluruhan, upaya cable untuk pulih dapat terputus-putus, terutama ketika statistik baru COVID-19 dari AS keluar.

Analisis Teknis GBP/USD

GBP/USD

Relative Strength Index pada grafik empat jam di bawah 70 – di luar kondisi overbought. Pound/dolar bertahan di atas Simple Moving Averages 50, 100, dan 200 sementara juga mendapat manfaat dari momentum kenaikan.

Secara keseluruhan, bulls mengotrol.

Cable bergumul dengan 1,2590, swing high dari awal minggu ini. Diikuti oleh 1,2670, yang merupakan puncak mingguan. Penutupan di atas, 1,2690 adalah puncak pada pertengahan Juni. 1,2730 berikutnya.

Support berada di rendah harian 1,2565, diikuti oleh 1,25, angka bulat di mana SMA 50 dan 200 bertemu. Diikuti oleh 1,2460 dan 1,24.





Sumber : www.fxstreet-id.com