Libur Thanksgiving dan Dampaknya Bagi Pair USDJPY

 Libur Thanksgiving dan Dampaknya Bagi Pair USDJPY


Hari ini pasar Amerika Serikar libur untuk memperingati hari Thanksgiving, sehingga volume pasar uang akan terlihat rendah dalam 24 jam kedepan.

Liburan jelang Natal dan Tahun baru merupakan waktu dimana para pelaku pasar mulai keluar dari pasar yang terlihat sangat volatile, karena pandemic covid-19 dan faktor geopolitik yang ada. Memegang uang tunai menjelang libur panjang adalah kebiasaan para pelaku pasar dalam menutup perdagangan akhir tahun.

Walaupun tadi malam FOMC meeting minutes dirilis dengan nada dovish, tetapi para pelaku pasar yakin bahwa likuiditas di pasar uang masih akan tertahan karena kebijakan fiscal yang belum disahkan oleh gedung putih. Kebijakan fiscal akan terealisasi saat Presiden Amerika Serikat yang baru, mulai disumpah menjadi Presiden Amerika Serikat ke 46 dan Janet Yellen dilantik menjadi Menteri Keuangan negara tersebut.

Belum terlihat jelas bahwa the Fed akan menambah jumlah QE di bulan depan, tetapi dengan terpilih nya Janet Yellen sebagai Menteri Keuangan Amerika, maka pertumbuhan ekonomi negara tersebut diharapkan membaik pada tahun depan, karena ada dukungan kebijakan fiscal yang dapat menghilangkan resiko penurunan data ekonomi Amerika Serikat.  

Dilain sisi bank sentral Jepang BOJ masih akan tetap melakukan operasi pasar uang dengan program stimulus yang ultra longgar untuk waktu yang cukup lama. Keadaan ini tentunya akan membuat pelemahan mata uang Yen Jepang.

Efek Terhadap Pasar

Dengan meredanya faktor geopolitik di Amerika Serikat dan adanya kebijakan moneter bank sentral Jepang BOJ, maka pair USDJPY akan koreksi naik dalam beberapa waktu kedepan.

Ekspektasi Pasar

Diprediksi pair USDJPY bergerak dalam range 104.19 – 104.84

Trading Plan :

Buy Limit  103.99 – 104.19 dengan target 104.84 – 105.02

Grafik USDJPY timeframe D1

USDJPY



Sumber : www.fxstreet-id.com