Momentum Emas Melemah Ketika Beberapa Pasar Tutup

 Momentum Emas Melemah Ketika Beberapa Pasar Tutup


Momentum emas yang bergerak lemah terjadi ketika pasar New York dan London masuk ke dalam masa liburan akhir pekan yang panjang. Namun, para analis mencatat bahwa ada cukup sentimen bullish untuk terus mendukung harga selama bulan-bulan musim panas.

Dalam aktivitas perdagangan rendah selama sesi liburan, harga emas diperdagangkan naik 0,48%. pada USD 1733 per troy ounce.

Beberapa analis telah mencatat bahwa harga emas mengalami penjualan teknis setelah harga terdorong ke level tertinggi baru 7,5 tahun pada minggu lalu. Pasar sedang membutuhkan percikan untuk memicu pergerakan rally baru yang lebih tinggi, yang dapat berasal dari pasar saham yang lemah.

Sentimen

Menurut beberapa analis pasar, ini akan menjadi minggu besar untuk data ekonomi. Selasa, pasar akan melihat bagaimana sentimen konsumen di tengah pandemi COVID-19.

Menurut beberapa analis pasar, ini akan menjadi minggu besar untuk data ekonomi. Selasa, pasar akan melihat bagaimana sentimen konsumen adil di tengah pandemi COVID-19.

Laju pemulihan bertahap, bahkan di negara-negara yang telah melonggarkan kebijakan jarak sosial, konsisten dengan pandangan kami bahwa AS menghadapi jalan panjang di depan segala jenis normalisasi.

AS mencatat penurunan paling signifikan dalam sentimen konsumen. Ekonom akan cemas untuk melihat apakah telah ada perbaikan karena negara telah melonggarkan beberapa tindakan lockdown.

COVID-19

Terlepas dari stabilisasi sentimen, pemulihan permintaan yang lebih lambat dari yang diperkirakan atau gelombang kedua kasus COVID-19 terus menghadirkan risiko yang signifikan terhadap prospek.

Selain itu, keberpihakan kembali ke negosiasi fiskal, kegagalan untuk memperluas dukungan fiskal kemudian musim panas ini dapat mengakibatkan penurunan tajam dalam prospek konsumen. Klaim pengangguran awal yang membandel secara tajam minggu ini menyoroti berlanjutnya tekanan pasar tenaga kerja yang kemungkinan akan bertahan.

Kemudian di minggu ini, pasar akan mendapatkan pembacaan kedua dari data produk domestik bruto kuartal pertama. Rilis data pertama menunjukkan bahwa ekonomi AS turun 4,8% dalam tiga bulan pertama tahun ini, tepat ketika ekonomi mulai merasakan dampak pandemi COVID-19.

Teknikal

Pada hari Senin, perdagangan emas dibuka pada USD 1733.99 per troy ounce. Harga Emas bergerak ke bawah menuju harga terendah hariannya di kisaran USD 1722.02 per troy ounce. Harga emas ditutup pada kisaran USD 1728.27 per troy ounce. Pergerakan harga emas mengalami kerugian harian sebesar USD 5.72.

Bias harian, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an tampaknya sedang berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga emas sedang melakukan fase konsolidasi. Harga emas tampaknya berada di antara SMA 20 dan 50 yang merupakan area support dan resistan bagi pergerakan emas. Indikator RSI (14) berada di level 49 berpotensi bullish. Demikian juga, indikator momentum 14 memberikan indikasi berada dalam kondisi bullish.

XAUUSD

Bias harian harga emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini jika diperhatikan harga emas sedang melakukan fase konsolidasi. Waspadai, jika harga emas menguat maka resistan USD 1739.72 per troy ounce harus ditembus karena ada potensi resistan terdekatnya di kisaran USD 1753.64 per troy ounce akan disentuh oleh pergerakan selanjutnya. Sebaliknya jika support USD 1731.12 per troy ounce ditembus maka ada potensi support berikutnya di kisaran USD 1717.20 per troy ounce akan disentuh oleh pergerakan harga emas.



Sumber : www.fxstreet-id.com