Penguatan EURUSD Dapat Berlanjut

 Penguatan EURUSD Dapat Berlanjut


Perdana Menteri Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa varian covid-19 yang baru akan menimbulkan gelombang ke 3 di negara nya, tetapi Merkel menyatakan telah siap menghadapi serangan tersebut, tanpa penguncian lebih lanjut.

Ini tentunya dapat membuat mata uang Euro kembali menguat terhadap mata uang US Dollar. Dengan adanya suntikan vaksin dan penguncian. maka penyebaran virus covid-19 di negara Jerman dapat diatasi. Penambahan jumlah terinfeksi mengalami stagnasi dalam 1 minggu terakhir sehingga pembukaan penguncian secara bertahap akan dilakukan pada tanggal 1 – 7 Maret. Pembukaan penguncian akan didasari oleh jumlah kasus baru dalam seminggu, yaitu dibawah 35 kasus per 100.000 orang, maka daerah tersebut dapat secara bertahap melakukan pembukaan penguncian. Keadaan ini tentunya akan membuat aktivitas bisnis dan jasa di Eropa akan kembali pulih.

Disisi lain Ketua The Fed dalam kesaksian di Capitol Hill pada hari kedua, kembali menegaskan bahwa tingginya laju tingkat inflasi tidak akan mengubah sikap The Fed untuk menahan suku bunga acuan tetap rendah, setidaknya 3 tahun kedepan. Pernyataan ini membuat pasar saham kembali membukukan kenaikan dan indeks saham Dow Jones kembali mencetak rekor baru tertinggi sepanjang masa sampai diakhir penutupan pasar. Dampaknya akan membuat pelemahan mata uang US Dollar kedepannya.

Efek Terhadap Pasar

Kesiapan Perdana Menteri Jerman Angela Merkel dalam menghadapi gelombang ke 3 serangan pandemic covid-19 dan pernyataan Ketua The Fed yang tidak akan menaikan suku bunga sampai tahun 2023, akan membuat pair EURUSD akan cenderung menguat dalam beberapa waktu kedepan.

Ekspektasi Pasar

Diprediksi pair EURUSD bergerak dalam range 1.2152 – 1.2193

Trading Plan :

Buy Limit 1.2135 – 1.2152  dengan target 1.2193 – 1.2221

Stoploss 1.2098

Grafik EURUSD timeframe D1

EUR/USD



Sumber : www.fxstreet-id.com