Peningkatan Ketegangan Menjadi Support Emas

 Peningkatan Ketegangan Menjadi Support Emas


Ketegangan yang meningkat antara AS dan China menjaga pergerakan emas untuk naik ketika saat AS menuju akhir pekan yang panjang. Harga Emas di support oleh meningkatnya ketegangan geopolitik yang akhirnya bisa membantu harga emas bergerak ke atas.

Saat ini, harga Emas berada di kisaran USD 1727 per troy ounce.

Ketegangan

Meningkatnya hubungan AS-Tiongkok terjadi ketika Cina menerbitkan rancangan undang-undang untuk memberlakukan undang-undang keamanan nasional di Hong Kong menyusul gelombang protes anti-pemerintah pada tahun lalu.

Undang-undang tersebut mengatur kemungkinan bentrokan antara keamanan Cina dan demonstran pro-demokrasi di Hong Kong, serta ulasan tentang hubungan perdagangan khusus dengan AS.

AS telah mengutuk proposal China, menyebutnya “bencana” dan mendesak China untuk mempertimbangkan kembali. Hal ini dapat memicu protes baru di bekas jajahan Inggris, yang menyebabkan hubungan yang sudah penuh antara Cina dan AS akan memburuk lebih jauh lagi.

Volatilitas

Diperkirakan dalam jangka pendek, peningkatan ketegangan geopolitik sebenarnya dapat menghambat kenaikan emas karena meningkatkan dolar AS. Setiap kali ketegangan naik, akan membuat RMB Cina melemah dan dolar AS menguat. Bahaya untuk emas adalah mendapatkan peningkatan volatilitas, yang umumnya tidak termasuk apa pun selain dolar. Ketika dolar AS menguat, emas tidak terlalu baik. Dalam jangka pendek, ketegangan ini kemungkinan akan membuat orang lebih aman dalam dolar AS tetap secara jangka panjang, cerita ini akan berbeda.

Rilis

Penting juga untuk mengawasi bagaimana ketegangan geopolitik ini berdampak pada pemulihan global secara keseluruhan dan apakah mereka berpotensi “memaksa bank sentral untuk berbuat lebih banyak.

Rilis ekonomi makro akan terus memainkan peran penting untuk perdagangan harga emas karena para ekonom terus menilai seberapa buruk hal-hal buruk selama lockdown. Data ekonomi dapat berdampak pada bank sentral. Apakah datanya sangat buruk sehingga bank sentral harus membawa lebih banyak stimulus atau tidak?

Teknikal

Pada hari Jumat, perdagangan emas dibuka pada kisaran USD 1726.26 per troy ounce. Harga Emas akhirnya kembali bergerak ke atas menuju harga tertinggi hariannya pada kisaran USD 1739.81 per troy unce. Harga emas ditutup pada kisaran USD 1735.53 per troy ounce. Harga emas bergerak naik dalam satu pergerakan harian sebanyak USD 9.27.

Bias intraday, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an terlihat berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga emas sedang terkoreksi. Harga emas masih terlihat berada di bawah indikator simple moving average 20 dan 50 yang merupakan area resistan bagi pergerakan emas. Indikator relative strength index (RSI 14) berada di level 43 dengan indikasi berada dalam kondisi bearish. Sebaliknya, indikator momentum 14 memberikan indikasi berada dalam kondisi bearish.

XAUUSD

Bias harian harga emas pada grafik 4 jam-an masih berada dalam kondisi bullish dan saat ini jika diperhatikan sedang terkoreksi. Waspadai, jika harga emas melemah terhadap dollar maka support USD 1724.23 per troy ounce harus ditembus dimana ada potensi support USD 1699.00 per troy ounce akan disentuh. Sebaliknya jika harga emas menguat maka resistan USD 1739.82 per troy ounce harus ditembus terlebih dahulu dimana ada potensi USD 1765.05 per troy ounce akan disentuh dan membuat bias harian berubah menjadi bullish.



Sumber : www.fxstreet-id.com