Rupiah Berakhir Melemah, Poundsterling Naik Ada Peluang Jual

 Rupiah Berakhir Melemah, Poundsterling Naik Ada Peluang Jual


© Reuters.

Investing.com – Rupiah berakhir melemah terhadap dolar Amerika Serikat hingga penutupan perdagangan Jumat (16/10) petang. Pembahasan stimulus di AS kembali macet menjadi sentimen pasar mata uang hari ini dan ada peluang jual di tengah kenaikan poundsterling.

Rupiah ditutup turun 0,27% di 14.700,0 per dolar AS hingga pukul 14.59 WIB menurut data Investing.com. Sementara mengutip Vibiznews Jumat (16/10), untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.710, kemudian bergerak lemah ke Rp14.724, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.700. 

Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar beranjak turun di pasar uang Eropa setelah menguat sebelumnya; didorong permintaan safe haven dengan tersendatnya pembicaraan paket stimulus fiskal AS dan meningkatnya kasus virus di Eropa dan Amerika.

Analis melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa terkoreksi. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 14.605 – Rp 14.907.

Adapun poundsterling kembali menguat terhadap dolar AS Jumat (16/10) menjelang akhir pekan ini tetapi penguatan tersebut dapat dilihat sebagai peluang untuk menjual, kata analis teknikal Richard Perry dari Hantec Market.

GBP/USD naik 0,14% di 1,2932 menurut data Investing.com pukul 16.30 WIB.

Dilansir dari Poundsterlinglive.com Jumat (16/10), meskipun perkembangan berita terbaru menjadi kunci pergerakan, analis menilai ada peluang jual ke level 1,2845.

Penutupan di bawah level itu akan menguji level 1,2670. Kenaikan jangka pendek ke 1,3000 – 1,3080 tampaknya akan cukup sulit.

 



Sumber:investing.com