Rupiah Kian Melemah Kamis Petang, Poundsterling Malah Beranjak Positif

 Rupiah Kian Melemah Kamis Petang, Poundsterling Malah Beranjak Positif



Investing.com – Rupiah kian bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada penutupan perdagangan Kamis (13/08) petang. Pelemahan rupiah ini ternyata tidak bisa mengikuti tren positif mayoritas mata uang kawasan dan juga poundsterling malah terus naik meski ekonominya alami resesi.

Rupiah ditutup turun 0,61% atau 90 poin di 14.775,0 per dolar AS menurut data Investing.com sampai pukul 14.57 WIB. Dengan posisi ini lapor Kontan Kamis (13/08), rupiah melemah 0,10% dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp 14.760 per dolar AS. Alhasil, rupiah pun menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia.

Hingga pukul 15.00 WIB, mayoritas mata uang di kawasan berada di zona hijau. Yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah naik 0,27%.

Selanjutnya, peso Filipina yang naik 0,17% dan won Korea yang menanjak 0,16%. Disusul, baht Thailand yang menguat 0,10% terhadap the greenback.

Berikutnya, dolar Singapura terangkat 0,07%. Dilanjutkan, dolar Hong Kong dan dolar Taiwan yang sama-sama menguat 0,01% pada sore ini.

Kabar pasar mata uang Inggris pun tak kalah menarik hari ini. Seperti diwartakan Poundsterlingforecast.com Kamis (13/08) petang, poundsterling bergerak menguat lawan dolar AS.meski ekonomi negara ini masuk resesi.

Pada pukul 16.34 WIB, GBP/USD naik 0,38% di 1,3081 menurut data Investing.com.

Ekonomi Inggris mencatatkan rekor resesi terbesar pada bulan Mei hingga Juni, berkontraksi sebesar minus 20,4%.

Namun ada optimisme yang menyeruak, pertumbuhan ekonomi Inggris bulan Juni mampu meningkat sebesar 8,7% dan ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan cepat berbentuk V.

 



Sumber:investing.com