Rupiah Makin Melemah, Euro Kian Turun Jelang Akhir Pekan

 Rupiah Makin Melemah, Euro Kian Turun Jelang Akhir Pekan


© Reuters.

Investing.com – Rupiah makin bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat hingga penutupan perdagangan Jumat (20/11) petang. Pergerakan mata uang garuda akhir pekan berlangsung kala Menteri Keuangan AS meminta dana pinjaman Federal Reserve dan euro bergerak melemah terhadap poundsterling di saat Inggris dan Eropa masih terus berunding soal Brexit.

Rupiah berakhir melemah 0,18% ke 14.165,0 menurut data Investing.com sampai pukul 14.59 WIB. Mengutip Vibiznews Jumat (20/11), untuk hari ini perdagangan rupiah vs dolar melemah melemah ke Rp 14.160, kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.210, dan terakhir pada saat ini WIB terpantau di posisi Rp 14.165. Rupiah terkoreksi secara mingguan setelah rally 7 berturut-turut. 

Melemahnya rupiah terjadi sementara dolar merangkak naik di pasar uang Eropa setelah terkoreksi 6 hari; di tengah rilis Menkeu AS Steven Mnuchin yang meminta Federal Reserve sediakan kredit pandemi kepada bisnis, nirlaba dan pemerintah lokal.

Analis melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa menanjak. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 13.992 – Rp 14.440.

Adapun poundsterling bergerak menguat terhadap euro pada Jumat (20/11) petang di tengah perkembangan kesepakatan perdagangan pasca-Brexit antara Inggris dan Uni Eropa.

EUR/GBP turun 0,23% ke 0,8931 menurut data Investing.com pukul 16.50 WIB.

Melansir Express.co.uk Jumat (20/11), Inggris dan Uni Eropa masih terus berunding soal kesepakatan perdagangan menjelang berakhirnya tenggat waktu akhir bulan Desember. Kedua belah pihak telah mencapai poin penting yang mencakup hak menangkap ikan dan aturan persaingan.

 



Sumber:investing.com