Rupiah Makin Melemah, Pound Turun Jelang Pertemuan Uni Eropa

 Rupiah Makin Melemah, Pound Turun Jelang Pertemuan Uni Eropa


© Reuters.

Investing.com – Rupiah makin melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada penutupan perdagangan Kamis (19/11) petang. Pelemahan rupiah ini terjadi di tengah kenaikan dolar AS dan poundsterling terus melemah jelang pertemuan para pemimpin negara-negara Uni Eropa membahas Brexit.

Rupiah berakhir turun 0,75% ke 14.155,0 per dolar AS hingga pukul 14.58 WIB menurut data Investing.com. Dikutip dari Vibiznews Kamis (19/11), untuk hari ini perdagangan rupiah vs dolar dibuka menguat ke Rp 14.055, kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.193, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.155. 

Melemahnya rupiah terjadi sementara dolar merangkak naik di pasar uang Eropa setelah terkoreksi 5 hari; rebound di tengah meningkatnya kasus virus yang memicu restriksi baru di AS dan Eropa, dan naiknya harapan adanya paket stimulus pemulihan.

Analis Vibiz Research Center melihat dolar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dolar di pasar Eropa menanjak. Rupiah terhadap dolar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 13.992 – Rp 14.440.

Sedangkan poundsterling bergerak melemah sebelum para pemimpin Uni Eropa menggelar pertemuan terakhir untuk menentukan hasil kesepakatan dengan Inggris.

GBP/USD terus turun 0,44% di 1,3211 menurut data Investing.com pukul 17.31 WIB.

Menurut Poundsterlinglive.com Kamis (19/11), ada kabar beberapa hari terakhir ini yang menyebutkan kesepakatan Brexit dapat tercapai pada awal minggu depan. Namun pada hari Kamis dan Jumat akan diketahui arahan ‘resmi’ penting pertama tentang status negosiasi yang dapat memicu volatilitas nilai tukar poundsterling.

Para pemimpin 27 negara anggota Uni Eropa pada hari Kamis akan membahas masalah luar biasa yang menjadi penyebab belum tercapainya kesepakatan perdagangan pasca-Brexit yang mencakup sektor perikanan dan ketentuan aturan lainnya.

 



Sumber:investing.com