Sterling Bersiap Untuk Tembus Double-Top Karena Perundingan Stimulus AS dan Brexit Diperpanjang

 Sterling Bersiap Untuk Tembus Double-Top Karena Perundingan Stimulus AS dan Brexit Diperpanjang


  • GBP/USD telah naik karena Brexit dan pembicaraan stimulus AS berlanjut.
  • Investor mengabaikan perluasan lockdown tingkat atas di Inggris.
  • Grafik empat jam hari Rabu menunjukkan bahwa pembeli bisa menembus double-top.

“Kesepakatan sudah berada dalam jangkauan” – kata-kata Michel Barnier, Kepala Negosiator Brexit Uni Eropa, meningkatkan pound. Negarawan veteran Perancis itu menambahkan bahwa UE siap untuk kesepakatan, tetapi tidak dengan kerugian berapa pun, dan waktu hampir habis. Masa transisi berakhir pada akhir tahun – merupakan tenggat waktu yang sulit. 

Namun demikian, kelanjutan dari negosiasi adalah hal yang menggembirakan bagi pembeli setelah krisis minggu lalu. Saat itu, para pemimpin Uni Eropa menolak untuk mengintensifkan musyawarah dan Perdana Menteri Boris Johnson meminta Inggris untuk bersiap keluar tanpa kesepakatan perdagangan. 

GBP/USD juga telah naik karena kelemahan dolar. Mata uang safe-haven telah mundur setelah Ketua DPR Nancy Pelosi menyatakan optimisme atas megosiasi untuk RUU stimulus fiskal yang besar – membiarkan tenggat waktu yang diberlakukan sebelumnya lewat tanpa menghentikan perundingan.

Partai Demokrat dan tim Gedung Putih sedang mendesak untuk mencapai kesepakatan, namun Senat Republik dilaporkan menentang kesepakatan tersebut. Mereka khawatir hal itu bisa mengalihkan perhatian dari pencalonan Mahkamah Agung dan juga menyebabkan keretakan dalam partai sebelum pemilu. Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin akan melanjutkan pembicaraan pada Rabu.

Menurut jajak pendapat terbaru, Presiden Donald Trump sedikit mempersempit selisih dengan saingannya Joe Bide . Jajak pendapat nasional New York Times menunjukkan kandidat Partai Demokrat itu memimpin dengan selisih sembilan poin, jajak pendapat berkualitas tinggi pertama yang menunjukkan keunggulan satu digit untuk mantan Wakil Presiden tersebut. Apalagi kompetisi di beberapa negara bagian medan pertempuran seperti Pennsylvania dan Ohio tampak lebih ketat. 

Kedua calon presiden yang sudah lanjut usia itu akan saling berhadapan dalam debat yang disiarkan televisi pada Kamis malam dan lembaga survei akan menerbitkan beberapa survei menjelang acara tersebut. 

Investor tampaknya mengabaikan kasus virus corona meskipun berimplikasi langsung pada perekonomian. Sebagai tambahan, Wilayah Inggris memasuki batasan Tingkat Tiga – yang paling ketat. Pada akhir pekan, sekitar 14% Inggris dan seluruh Wales akan berada di bawah aturan pembatasan yang cukup besar. Pemerintah Johnson sedang mempertimbangkan lockdown “pemutus sirkuit” nasional, namun itu masih jauh dari rencana operasional. 

Secara keseluruhan, optimisme seperti biasa, namun rangkaian perundingan ganda (stimulus AS dan Brexit) dapat menemui hambatan – atau bahkan porak poranda. 

Perkiraan GBP/USD

Pound/dolar telah menembus secara meyakinkan di atas Simple Moving Average 50, 100, dan 200 pada grafik empat jam sementara Relative Strength Index berada di bawah level 70 – dengan demikian di luar kondisi overbought. Mengakhiri dengan momentum kenaikan, pembeli berkuasa.

Double-top dari 1,3065 adalah resistance kritis. Ini menjadi target pertama minggu lalu, dan kemudian pada hari Rabu pagi. Di atas batas ini, level berikutnya yang harus diperhatikan adalah 1,3085 dan 1,3130.

Support ada di 1,3025, yang merupakan puncak di awal minggu. Diikuti oleh 1,2980, di mana SMA 50 menyentuh harga, dan diikuti oleh 1,2930. 

Pemilu 2020: Tujuh Alasan Mengapa Ini Bukan Tahun 2016, Saatnya Fokus Pada Senat



Sumber : www.fxstreet-id.com