Walaupun Dalam Trend Turun USDJPY Tidak Untuk Dijual

 Walaupun Dalam Trend Turun USDJPY Tidak Untuk Dijual


Dalam 4 bulan terakhir terlihat pair USDJPY berada dalam trend turun, tetapi pasangan mata uang ini tidak untuk dijual dalam jangka waktu panjang.

Para investor mengetahui bahwa mata uang Yen Jepang adalah satu dari 3 mata uang safe haven yang menjadi pilihan disaat ketidakpastian melanda dunia. Penguatan mata uang Yen Jepang akhir akhir ini tentunya karena pelemahan mata uang US Dollar yang sangat signifikan.

Walaupun demikian menjual pair ini dilevel rendah nya, tentu menimbulkan keraguan dari banyak para pelaku pasar, karena kebijakan moneter Bank of Japan / BOJ sampai saat ini masih berpedoman pada suku bunga negatif dan program stimulus QE yang sangat besar selama satu decade terakhir.

Surat hutang Pemerintah Jepang yang masih dalam zona nol persen merupakan acuan bahwa BOJ akan menahan lebih lama suku bunga dalam wilayah negative dan QE ratusan trilliun Yen Jepang setiap tahunnya.

Dari Amerika Serikat dilaporkan bahwa pasar uang terlihat flat jelang data NFP dirilis. Data dari departemen tenaga kerja Amerika Serikat ini tentunya dapat menjadi informasi awal kebijakan the Fed di pertengahan bulan Desember ini.

Para pengamat ekonomi memprediksi bahwa data NFP akan turun karena data ekonomi di Amerika Serikat masih melemah dengan data retail sales yang lebih buruk dari bulan sebelumnya. Tetapi hasil NFP dapat saja lebih baik dari dari yang diperkirakan pasar karena adanya data PMI manufacturing terlihat tidak teralu buruk.

Efek Terhadap Pasar

Kebijakan moneter BOJ yang super longgar untuk likuiditas dipasar uang, tentunya dapat membuat pair USDJPY naik beberapa waktu kedepan.

Ekspektasi Pasar

Diprediksi pair USDJPY bergerak dalam range 103.30 – 104.09

Trading Plan :

Buy Limit  103.06 – 103.30 dengan target 104.09 – 104.25 

stoploss 102.80

Grafik USDJPY timeframe D1

fxsoriginal



Sumber : www.fxstreet-id.com