‘Week Ahead’: Kemerosotan Pasar AS Diperkirakan Akan Berhenti Jelang Pelantikan Biden

 ‘Week Ahead’: Kemerosotan Pasar AS Diperkirakan Akan Berhenti Jelang Pelantikan Biden


  • Berita mengenai bantuan tambahan fiscal serta sektor keuangan campuran menghasilkan tekanan pasar

  • Saham konsumen tampaknya akan melejit di tengah stimulus yang diharapkan

Ekuitas Amerika turun selama hari terakhir perdagangan pekan lalu karena S&P 500, Dow Jones, NASDAQ dan Russell 2000 masing-masing mengalami penurunan tajam pada hari Jumat, setelah bank-bank besar Wall Street memberikan hasil pendapatan Kuartal IV yang beragam dan angka penjualan ritel untuk bulan Desember turun melebihi perkiraan.

Pada Kamis malam, pasar akhirnya menerima konfirmasi dari Presiden terpilih AS Joseph Biden bahwa paket stimulus tambahan akan hadir setelah pelantikannya pada hari Rabu, 20 Januari. Ekuitas kemungkinan akan berhenti selama pekan depan sambil menunggu langkah selanjutnya dari Presiden baru AS ini. 

Saham Sektor Energi dan Keuangan Alami Tekanan Jual 

Investor ekuitas mengambil untung pada penutupan perdagangan pekan lalu, setelah Presiden terpilih Biden mengumumkan paket bantuan COVID senilai $1,9 triliun, yang menekan SPX lebih rendah sebesar 1,5% dari rekor Jumat sebelumnya. Namun, saham kemungkinan tidak terperosok hanya karena adanya investor yang mengambil langkah sell the news karena  kabar angin akan aanya bantuan fiskal yang diinisiasi oleh Demokrat.

Risiko geopolitik juga meningkat, karena pandemi terus merebak di seluruh AS dan banyak negara di dunia, sementara distribusi vaksin sangat lambat. Bahaya lainnya datang dari jenis COVID-19 yang bermutasi dan menyebar dengan cepat dan muncul di berbagai lokasi di seluruh dunia.

S&P 500 merosot dua hari berturut-turut sejak Jumat.

PX Daily

Indeks acuan akhirnya anjlok setelah tidak mampu menangani perlawanan dari pola hanging man. RSI dan MACD tampaknya bersiap untuk mencapai titik puncak, dan mendorong harga untuk menguji ulang garis tren naik dari titik terendah Maret.

Sektor perbankan mengalami aksi jual pada hari Jumat setelah JPMorgan Chase (NYSE:JPM) dan Wells Fargo (NYSE:WFC) melaporkan laba kuartal keempat yang lebih lemah dari perkiraan. WFC anjlok sebesar (-7,8%), setelah melewati estimasi pendapatan. Jim Cramer dari CNBC mengaitkan aksi jual dramatis ini dengan semakin berkurangnya jumlah masyarakat yang mengambil pinjaman selama pandemi dan pembicaraan langsung CEO WFC Charles Scharf dianggap sebagai soft guidance.

FC Daily

FC Daily

Secara teknis, hal ini bisa menjadi penurunan beli, koreksi dalam rising channel, setelah DMA 50 melintasi DMA 200 dan memicu pola golden cross.

Tolok ukur yang luas juga terseret oleh saham energi, yaitu sebesar (-3,9%), karena Exxon Mobil (NYSE:XOM) menurun sebesar 4,8% di tengah berita yang sedang diselidiki karena menilai aset terlalu tinggi.

OM Daily

OM Daily

Saham menyelesaikan pola Evening Star di bagian atas rising channel. Harga tersebut seharusnya menguji ulang bagian bawah channel, tetapi RSI 80, menunjukkan bahwa saham sangat oversold dan mungkin menandakan pembentukan puncak H&S.

Pada hari Jumat, sektor Real Estate unggul dengan kenaikan (+1,5%), dan terus melaju ke level 1,9% pada pekan ini, setelah Fed menyarankan akan mempertahankan suku bunga pada rekor terendah.

Setiap pekan, S&P 500 terperosok, untuk pertama kalinya dalam tiga pekan. Kerugian 1,5% selama sepekan merupakan kinerja indeks terburuk dalam 11 pekan.

Imbal hasil, termasuk untuk catatan Obligasi 10 tahun, turun setelah melonjak 20 basis poin pada minggu sebelumnya, terbesar sejak hampir 24 basis poin yang diperoleh pada pekan pertama bulan Juni.

ST 10Y Daily

ST 10Y Daily

Aksi jual Obligasi pekan lalu mendorong imbal hasil di atas level psikologis 1% untuk pertama kalinya sejak Maret.

Ekspektasi stimulus tambahan, bersama dengan kenaikan harga komoditas dan dolar yang lebih rendah menciptakan kemungkinan inflasi yang lebih tinggi di masa depan, untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun. Hal tersebut mendorong permintaan obligasi dengan imbal hasil yang lebih tinggi, karena percepatan inflasi akan mengikis daya beli arus kas masa depan Obligasi.

Namun, data inflasi pekan lalu mengungkapkan hanya sedikit kenaikan harga untuk bulan Desember. CPI inti (tidak termasuk makanan dan energi yang berubah-ubah) meningkat 1,6%, jauh di bawah rata-rata 2,2% pada 2019, sebelum pandemi.

Dari perspektif teknis, imbal hasil menemukan resistensi pada falling gap hari Rabu, yang mengikuti pola shooting star hari Selasa ketika harga gagal menerobos rising channel, dalam upayanya untuk naik pada sudut yang lebih curam. 78 RSI adalah yang paling overbought sejak Oktober 2018 ketika imbal hasil mencapai puncaknya di 3,26%.

Pada titik ini, harga terus jatuh sebelum mencapai bagian bawah rising channel, sambil tetap mempertahankan lintasan ke atas.

Dolar naik pada hari Jumat, menutup kenaikan mingguan kedua, untuk pertama kalinya sejak awal September.

XY Daily

XY Daily

Secara teknis, USD ditutup sedikit di atas garis tren yang ada sejak 7 Desember, berpotensi memberikan dolar AS dorongan untuk mengambil garis tren turun sejak titik tertinggi Maret. Walaupun pandangan ini didukung oleh RSI, ROC dan MACD, hal itu juga bisa naik sepanjang pola tren turun alami dalam saluran jatuh sejak 9 Oktober, sementara tetap dalam saluran yang lebih besar sejak puncak Maret.

Setelah gagal menahan penembusan sisi atas 3%, harga emas turun di bawah DMA 200.

old Daily

old Daily

 

Logam mulia mengembangkan pennant yang bearish setelah penurunan 7,3% hanya dalam empat sesi.

Bitcoin turun 6,2% selama akhir pekan, memperpanjang penurunan sebesar 10,25% dari pekan lalu. Hal itu merupakan kerugian pekan pertama setelah empat keuntungan mingguan berturut-turut untuk cryptocurrency, yang menjadi kemenangan beruntun terpanjang sejak kenaikan 5 pekan berturut-turut pada pertengahan November.

TC Daily

TC Daily

Mata uang digital telah diperdagangkan dalam pennant sejak 4 Januari, yang bullish setelah akselerasi sebesar 82% yang membingungkan hanya dalam 16 sesi. Penembusan ke atas akan menunjukkan pengulangan lonjakan hampir sebesar $19.000 sebelum pola tersebut.

Minyak mengalami penurunan dari level tertinggi 10 bulan di tengah penguatan dolar.

il Daily

il Daily

Secara teknis, minyak mentah mengembangkan pola Bearish Engulfing yang terjadi ketika pola red candle kedua dibuka lebih tinggi tetapi ditutup lebih rendah dari green candle sebelumnya. Di saat yang sama, RSI mundur setelah mencatatkan kondisi overbought sebesar 76, tertinggi sejak Januari 2018.

Pola bearish dua hari dari pola candlestick mungkin diredam setelah sebagian besar pergerakan sideways pekan lalu, dibandingkan kenaikan langsung dan curam, yang akan memberi tambahan amunisi bagi bear. Garis tren naik pada level psikologis kunci $50 menjadi ujiannya. 

‘The Week Ahead’

Semua waktu yang tercantum berdasarkan EST

Minggu

21:00: Tiongkok – PDB: terlihat telah meningkat menjadi 6,1% dari 4,9% YoY, dan 3,2% dari 2,7% QoQ.

21:00: China – Produksi Industri: diperkirakan mengalami sedikit penurunan menjadi 6,9% dari 7,0%.

Senin

Pasar AS Ditutup untuk memperingati Hari Martin Luther King Jr.

8:30 – BoE Gov Baily Berbicara

Selasa

5:00: Jerman – Sentimen Ekonomi ZEW: diantisipasi naik menjadi 60,0 dari 55,0.

20:30: China – Suku Bunga Utama Pinjaman PboC: sebelumnya ditetapkan pada level 3,85%.

Rabu

2:00: Inggris – CPI: mungkin naik menjadi 0,5% dari 0,3% YoY.

5:00: Eurozone – CPI: terlihat tetap datar di level -0,3%.

8:30: Kanada – CPI Inti: diantisipasi turun ke level -0,2% MoM dari 0,2%.

10:00: Kanada – Laporan Kebijakan Moneter Dewan Komisaris, diikuti oleh Keputusan Suku Bunga.

10:30: AS – Persediaan Minyak Mentah: terlihat telah terisi kembali ke angka -2,266 juta dari -3,247 juta.

Tentatif: Pidato Presiden AS Biden: setelah dilantik, Presiden AS yang baru akan berpidato di depan publik.

19:30: Australia – Perubahan Pekerjaan: diperkirakan turun menjadi 50 ribu dari 90 ribu.

Kamis

7:45: Eurozone- Keputusan Suku Bunga ECB

8:30: AS – Izin Bangunan: terlihat sedikit menurun ke angka 1,604 juta dari 1,635 juta.

8:30: AS – Klaim Pengangguran Awal: diperkirakan turun menjadi 795 ribu dari 965 ribu.

8:30: Eurozone – Konferensi Pers ECB

19:30: Australia – Penjualan Ritel: dicetak sebelumnya pada 7,1%.


Jumat 

2:00: Inggris – Penjualan Ritel: terlihat telah melonjak menjadi 0,9% dari -3,8%.

3:30: Jerman – PMI Manufaktur: diperkirakan turun ke level 57,5 dari 58,3.


4:30: Inggris – PMI Manufaktur: kemungkinan tetap stabil di angka 57,3.

4:30: Inggris – PMI Jasa: diperkirakan akan tetap datar di level 49,9.

8:30: Kanada – Penjualan Ritel Inti: mungkin akan merosot menjadi 0,3% dari 1,0%.

10:00: AS – Penjualan Rumah: diperkirakan turun ke angka 6,54 juta dari 6,69 juta.



Sumber:investing.com